MEDAN, Waspada.co.id – Banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, pada Jumat (1/12) malam, ikut memunculkan kekhawatiran soal pasokan energi di wilayah tersebut. Namun, Pertamina Patra Niaga menegaskan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG tetap aman dan terus dipantau agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu.
Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Tetap Aman
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa stok BBM dan LPG di Humbahas masih dalam kondisi terkendali. Menurut dia, pihaknya terus menjaga alur distribusi meski daerah itu baru saja dilanda bencana alam.
“Kami pastikan distribusi dan stok BBM serta LPG aman di Kabupaten Humbang Hasudutan,” kata dia, Rabu (6/12).
Koordinasi Diperkuat dengan Pemda dan Penyalur
Untuk menjaga suplai tetap lancar, Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, serta lembaga penyalur seperti SPBU, agen LPG, dan pangkalan LPG. Langkah ini dilakukan agar distribusi tetap berjalan dan kebutuhan warga di Humbahas tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.
Susanto menegaskan, pengawasan di lapangan juga terus dilakukan agar setiap hambatan distribusi bisa segera diantisipasi. Menurutnya, kesiapan stok menjadi penting karena kondisi pascabencana kerap memengaruhi akses transportasi dan mobilitas warga.
Tiga SPBU dan Empat Agen LPG Tetap Beroperasi
Ia menjelaskan, ada tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dipastikan tidak terdampak banjir dan masih beroperasi normal. Ketiga SPBU tersebut adalah SPBU 14.222.308 di Jalan Merdeka No.52, SPBU 14.222.353 di Jalan Doloksanggul Siborong-borong, serta SPBU 14.222.354 di Huta Paung.
Penyaluran BBM untuk SPBU itu dipasok dari Fuel Terminal Sibolga. Pertamina memastikan fasilitas tersebut tetap berjalan normal, sehingga suplai ke wilayah Humbahas tidak terputus. Selain itu, empat agen LPG PSO juga disebut tidak terdampak banjir.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dan monitoring penyaluran BBM dan LPG di lapangan,” katanya.
Di tengah upaya pemulihan pascabencana, Satria juga menyampaikan duka cita atas korban banjir bandang dan longsor di Humbahas. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Kami mengucapkan turut berdukacita atas musibah banjir dan longsor di Humbahas. Semoga keadaan saat ini dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas kembali,” ujarnya. (wol/eko/d2)
Editor: Ari Tanjung





