Prabowo Lupa Sapa Paslon Lain Saat Masuk Venue Debat, Diingatkan oleh Gibran

by -297 Views

Suasana debat calon wakil presiden di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12), sempat diselingi momen kecil yang langsung menarik perhatian. Saat memasuki arena, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, terlihat menyapa para tamu undangan dan pendukung yang sudah menunggu. Gibran melambaikan tangan ke arah hadirin, sementara Prabowo memberi salam hormat sebelum menuju tempat duduk.

Gibran Mengingatkan Prabowo untuk Menyapa Paslon Lain

Setelah menyapa penonton, keduanya sempat diarahkan kembali ke kursi oleh moderator. Namun, di tengah langkah itu, Prabowo tampak melewatkan satu detail penting: menyapa pasangan calon lain yang juga hadir di lokasi. Gibran kemudian terlihat mendekat dan berbisik ke telinga Prabowo, seperti memberi pengingat singkat. Tak lama berselang, Prabowo dan Gibran menghampiri pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, untuk berjabat tangan.

Momen singkat itu memberi warna tersendiri pada awal acara. Di tengah suasana politik yang kerap tegang, gestur saling sapa tetap menjadi bagian penting dari etika para kandidat sebelum memasuki adu gagasan di panggung debat.

Debat Cawapres Soroti Ekonomi hingga APBN

KPU menggelar debat kedua untuk calon wakil presiden pada Jumat malam tersebut. Tiga cawapres yang tampil adalah Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. Tema yang diangkat terbilang berat dan strategis, mencakup ekonomi, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, serta APBN.

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari sebelumnya menyampaikan bahwa debat cawapres berlangsung pada 22 Desember 2023 pukul 19.00 WIB di JCC Jakarta. Format acaranya dibuat tetap padat dan terstruktur, dengan durasi 120 menit yang dibagi ke dalam enam segmen.

Enam Segmen Debat Sudah Disiapkan

Segmen pertama digunakan untuk pembukaan, pembacaan tata tertib, dan pemaparan visi, misi, serta program kerja. Setelah itu, peserta masuk ke sesi pendalaman visi, misi, dan program kerja. Pada segmen ketiga, moderator kembali memberi ruang untuk memperdalam jawaban para kandidat.

Memasuki segmen keempat dan kelima, acara berlanjut ke tanya jawab serta sanggahan antarpeserta. Debat kemudian ditutup pada segmen keenam. Dengan alur seperti itu, panggung debat malam itu bukan hanya menjadi ajang adu argumen, tetapi juga ujian ketenangan, ketepatan sikap, dan kemampuan menjaga etika sejak langkah pertama masuk venue.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.