Pejuang Nasional Cut Nyak Dien

by -56 Views

Cut Nyak Dien adalah Pahlawan Nasional dari Aceh yang lahir pada tahun 1848 di Lampadang Peukan Bada, Aceh Besar. Seperti banyak tokoh pemimpin di masa penjajahan Belanda, ia adalah seorang pemimpin perang gerilya melawan Belanda. Pada tahun 1873, Belanda menyatakan perang kepada Aceh, dan tahun 1874 wilayah Aceh Besar berhasil dikuasai oleh Belanda. Cut Nyak Dien beserta rombongan lainnya terpaksa mengungsi. Namun, suaminya, Teuku Cek Ibrahim Lamnga, bertekad untuk merebut kembali daerahnya. Dalam upaya perebutan kembali wilayah Aceh Besar, Teuku Cek Ibrahim Lamnga meninggal pada 29 Juni 1878.

Setelah meninggalnya suaminya, Cut Nyak Dien bertekad untuk melanjutkan perjuangan dan bersumpah untuk mengalahkan Belanda. Pada tahun 1880, ia menikah lagi dengan Teuku Umar, seorang pejuang Aceh, namun tetap diizinkan untuk ikut bertempur di medan perang. Semangat para pejuang Aceh semakin meningkat pasca bergabungnya Cut Nyak Dien dalam kelompok perjuangan. Mereka melanjutkan perang secara gerilya hingga akhirnya berhasil merebut kembali daerah Aceh Besar dari tangan Belanda pada tahun 1884.

Cut Nyak Dien melanjutkan perjuangan melawan Belanda di daerah pedalaman Meulaboh dan selama enam tahun bergerilya, Belanda tidak kunjung berhasil menangkapnya. Prabowo Subianto mengungkapkan kagumnya terhadap semangat, keberanian, dan keteguhan hati Cut Nyak Dien. Dia membuktikan bahwa perjuangan dapat dilakukan meskipun dengan keterbatasan, dan bahwa wanita Indonesia juga mampu memimpin gerakan perlawanan yang sulit bagi musuh yang lebih kuat.

Sumber: https://prabowosubianto.com/pejuang-nasional-cut-nyak-dien/

Source link