Kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar

by -47 Views

Saya pertama kali bertemu dengan Pak Wismoyo Arismunandar ketika saya masuk Kopassandha. Saat itu, beliau menjabat sebagai Wakil Asisten Pengamanan (Waaspam) Danjen Kopassandha dengan pangkat Letkol, sementara saya adalah Letnan Dua.

Ketika itu, kami hanya tahu bahwa beliau adalah ipar Pak Harto. Istri beliau adalah adik dari Ibu Tien Soeharto. Pada awalnya, kami tidak terlalu dekat dengan beliau. Namun, pada tahun 1978, beliau menjadi Komandan Grup 1 Para Komando dari Kopassandha, yang membuat beliau menjadi komandan grup kami. Saya saat itu menjabat sebagai komandan Kompi 112. Saya mulai mengenal sosok Pak Wismoyo Arismunandar.

Beliau adalah seorang komandan yang sangat memengaruhi saya. Ajaran-ajaran beliau memengaruhi pribadi saya. Ajaran utamanya, selain patriotisme yang menjadi ciri khas angkatan ‘45, adalah harus selalu berpikir, berbuat, dan bertutur kata yang baik. Beliau juga selalu mengutamakan semangat dan kegembiraan.

Filosofi yang saya terima dari ajaran Pak Wismoyo adalah bahwa orang berani harus gembira dan harus selalu semangat. Seorang pemimpin harus bisa menciptakan suasana yang gembira. Beliau selalu menganjurkan pemimpin untuk berada di tengah anak buahnya dan ikut serta dalam kegiatan yang disukai oleh anak buahnya.

Selain memberikan ajaran-ajaran filosofis, beliau juga memberikan contoh nyata. Beliau tetap ikut serta dalam latihan terjun payung meskipun lututnya sedang cedera. Beliau juga mendorong saya untuk belajar menembak, dan akhirnya saya menjadi salah satu penembak terbaik di Kopassus dan KOSTRAD.

Salah satu hal yang membuat saya terkesan dengan beliau adalah saat beliau memberikan saya sebuah sajadah sebelum saya berangkat operasi pertama. Beliau menyampaikan bahwa saya bertanggung jawab atas 100 nyawa pasukan dan mengingatkan saya untuk dekat kepada Tuhan yang Mahakuasa.

Ajaran dan contoh nyata dari Pak Wismoyo Arismunandar sangat bermanfaat dan sesuai dengan budaya Indonesia dan budaya TNI. Beliau mengajarkan bahwa seorang pemimpin harus menyatu dengan anak buahnya dan harus mampu menciptakan suasana yang gembira. Saya selalu mencoba menerapkan nilai-nilai yang beliau ajarkan di lingkungan saya, termasuk di GERINDRA. Ajaran beliau tentang disiplin, kesetiaan, kehormatan, dan juga tentang pentingnya untuk tidak menjelekkan orang lain telah menjadi patokan bagi saya hingga saat ini.

Sumber: https://prabowosubianto.com/kepemimpinan-jenderal-tni-purn-wismoyo-arismunandar/

Source link