Cerita Eks Prajurit Terapkan Pemberian Susu ke Anak atas Saran Prabowo: Program Itu Luar Biasa

by -292 Views

Malang – Asmujiono, mantan prajurit Kopassus yang pertama kali mengibarkan bendera merah putih di puncak Gunung Everest, memiliki cerita menarik tentang Prabowo Subianto, sosok yang memberinya kesempatan mendaki puncak tertinggi di dunia.

Dia mengatakan bahwa program perbaikan gizi melalui pemberian susu gratis yang saat ini digaungkan oleh pasangan calon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, benar-benar efektif bagi perkembangan anak-anak. Asmujiono mengaku bahwa dia telah mempraktikkan langkah itu pada anaknya, atas arahan Prabowo.

Asmujiono, yang berasal dari Malang, mengungkap pengalamannya saat ingin menyambut kehadiran Prabowo di kampanye nasional Partai Demokrat di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/2).

“Pemberian susu mungkin terdengar lucu, tetapi saya dulu sempat tertawa karena kata Bapak (Prabowo), ‘Mas Mujiono, kamu pendek, istrimu pendek, nanti anakmu pendek’,” kata Asmujiono menirukan pertanyaan Prabowo. Ia mengingat betul kejadian saat anak pertamanya, Eka Yudha Prasetya, masih balita.

“Begitu beliau memerintahkan (menerapkan) program susu, saya sempat membantah karena gaji saya terbatas, itu akan sulit untuk membeli susu. Lalu (Prabowo) bilang, ‘yaudah saya bantu’, dan benar saja saya dibantu sampai sekarang,” katanya.

“Apa yang terjadi? kata Beliau benar, bukan omong kosong. Tinggi anak saya sekarang 184cm, sekarang sudah di Akmil, anak sulung,” jelas Asmujiono yang menyebut dirinya memiliki tinggi kurang dari 170cm.

Dia mengatakan bahwa program pemberian susu kepada anak-anak sangat luar biasa. Asmujiono pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Prabowo.

“Jadi program itu sangat luar biasa, sangat membantu pertumbuhan tulang dan meningkatkan IQ,” katanya.

Asmujiono mengatakan bahwa Prabowo adalah sosok yang selalu mendorong kesempatan bagi generasi muda. Ia tidak pernah meragukan kemampuan Prabowo.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang pertama, bapak memberikan kesempatan pada saya anak muda untuk bisa meraih cita-cita,” ujar Asmujiono.

Dia juga menyatakan bahwa dirinya merupakan saksi hidup atas langkah-langkah Prabowo yang selalu mengedepankan kepentingan negara.

“Jadi kalau ada yang bertanya apa prestasi Prabowo, saya ini pelaku dan saksi hidup beliau,” ucapnya.

“Bisa mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia, Mount Everest. Mau menunjukkan ke dunia bahwa orang Indonesia bisa,” tambahnya. Asmujiono mengikuti pendidikan Kopassus tahun 1993 dan lulus setahun setelahnya. Dia tercatat mendapatkan tugas pertamanya di wilayah Timor Timur.

Pada perjalanan kariernya, Asmujiono mendapatkan pengalaman berharga, yakni bergabung dalam tim Everest 1997. Kelompok tersebut dibentuk untuk menjalankan misi pengibaran bendera di puncak tertinggi dunia melalui arahan Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. (SENOPATI)

Source link