Golkar Tidak Menjamin Jokowi Akan Mendapat Jabatan Penting Jika Bergabung – Waspada Online

by -41 Views

Jakarta, Waspada.co.id – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus, menyatakan bahwa partainya sangat terbuka untuk menerima siapapun, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai kader partai.

Menurutnya, Golkar adalah partai politik yang terbuka bagi siapa pun. Bahkan partai dengan lambang pohon beringin ini memiliki program baru dalam merekrut kader partai.

“Kami memiliki program panca sukses, salah satunya adalah sukses inovasi kaderisasi dan keanggotaan. Saya bertanggung jawab atasnya, kami membuat database dengan aplikasi yang ada pada data kami untuk merekrut kader-kader baru dari berbagai latar belakang, baik pemulung maupun pengusaha dapat bergabung dengan senang hati,” ujar Lodewijk di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (16/3).

Dia menegaskan bahwa bergabungnya tokoh-tokoh penting seperti Jokowi dan Gibran akan memberikan manfaat yang besar bagi Partai Golkar. Hal ini dianggap akan sangat membantu program-program inovasi partai.

“Bayangkan, jika seorang presiden atau calon presiden bergabung, tentunya akan sangat membantu Partai Golkar. Dengan adanya tambahan minimal, catatan baru akan diciptakan, maka akan ada satu kader baru Partai Golkar karena program inovasi kaderisasi dan keanggotaan siapapun dipersilakan bergabung, sebagai partai yang terbuka,” katanya.

Namun, Lodewijk belum dapat memastikan apakah Jokowi dan Gibran akan langsung mendapatkan posisi penting jika bergabung dengan Golkar. Pasalnya, Golkar memiliki aturan yang ketat bagi setiap kader dalam menduduki posisi tertentu di kepengurusan partai.

“Belum ada pembicaraan mengenai hal tersebut. Kami bicara mengenai rekrutmen anggota baru, siapa pun dapat direkrut. Jadi, bukan hanya presiden atau calon presiden terpilih, tetapi siapa pun bisa,” ujarnya.

Lodewijk juga mempertanyakan siapa yang menyebarkan isu mengenai Jokowi dan Gibran menjadi anggota Partai Golkar.

“Tidak jelas siapa yang menyebarkan isu mengenai Pak Jokowi atau Pak Gibran akan bergabung dengan Golkar. Suatu hal yang perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak yang menyebarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi dikabarkan akan bergabung dengan Partai Golkar setelah Pemilu Presiden 2024.

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, mengakui tidak dapat menjawab banyak pertanyaan mengenai isu tersebut. Calon Wakil Presiden nomor urut 2 ini mengarahkan agar isu tersebut dikonfirmasi oleh pihak yang menyebarkannya. (wol/inilah/ryp/d1)