Prabowo Subianto Attends the 72nd Anniversary of Kopassus, Welcomed by Thunderous Applause

by -62 Views

Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan ulang tahun ke-72 Kopassus di Lapangan Markas Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur, pada hari Selasa (30/4).

Prabowo tiba pukul 08.00 WIB mengenakan jas abu-abu dan memakai baret merah. Ia kemudian segera masuk ke Lapangan Kopassus dan duduk di area yang sudah disiapkan.

Dengan tema ‘Melayani dengan Kejujuran, Penjaga Kedaulatan yang Sejati,’ acara ulang tahun ke-72 Kopassus dimulai dengan upacara dan berbagai pertunjukan dari para prajurit Kopassus.

Acara dimulai dengan laporan dari komandan upacara, menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” diikuti dengan lagu “Mars Komando,” dan pameran kendaraan taktis.

Acara itu juga menampilkan slideshow foto-foto dari para komandan Kopassus di masa lalu. Ketika Prabowo, komandan ke-15, disebutkan, para penonton bersorak dengan tepuk tangan.

Jenderal Agus Subiyanto, Panglima Tentara Nasional Indonesia, dalam pidatonya menyatakan bahwa kehebatan Kopassus, kebanggaan Indonesia dan dihormati oleh pasukan khusus di seluruh dunia, tidak diraih dengan mudah.

Reputasi ini adalah hasil dari kerja keras, komitmen total, dan integritas tinggi, yang ditunjukkan oleh mantan anggota Korps Baret Merah, termasuk Prabowo Subianto, yang menjabat sebagai komandan ke-15 Korps Baret Merah dari tahun 1995-1998.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga mengungkapkan rasa hormat dan bangga bagi semua veteran yang telah menjadikan Kopassus tangguh seperti saat ini,” ujar Jenderal Agus Subiyanto.

Ke depan, Kopassus diharapkan dapat membuat terobosan dalam bentuk adopsi, inovasi, dan rekayasa teknologi mutakhir dengan memanfaatkan industri pertahanan global sambil tetap mempromosikan kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam negeri untuk mencapai postur ideal Kopassus.

“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Komando Pasukan Khusus, berani menjadi yang sejati, berhasil, lebih baik kembali dengan kehormatan daripada gagal di medan pertempuran. Commando!,” demikian diakhiri pidato Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Source link