The Meeting Moment of Prabowo Subianto and the Palestinian President at the Gaza Summit: “We Are Brothers”

by -418 Views

Di tengah forum internasional yang membahas krisis Gaza, sebuah pertemuan singkat di Amman, Yordania, justru menjadi sorotan. Presiden terpilih Indonesia periode 2024-2029, Prabowo Subianto, bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas usai menghadiri forum Panggilan Aksi: Tanggapan Kemanusiaan Mendesak untuk Gaza, Selasa, 11 Juni. Tidak ada suasana kaku yang biasanya melekat pada pertemuan kenegaraan. Yang terlihat justru sapaan hangat, jabat tangan erat, dan percakapan yang menegaskan kedekatan dua pemimpin dari negara yang sejak lama saling mendukung.

Sapaan Hangat di Tengah Forum Gaza

Momen itu memang berlangsung singkat, namun cukup kuat untuk menangkap pesan politik yang ingin disampaikan. Prabowo dan Mahmoud Abbas saling menyapa dengan akrab setelah forum berakhir. Dalam percakapan tersebut, Abbas menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia kepada Palestina, dan ia menyebut sudah mengetahui hal itu melalui Prabowo.

“Terima kasih banyak. Kami tahu tentang Anda,” ujar Mahmoud Abbas.

Ia lalu menegaskan kedekatan hubungan kedua pihak dengan kalimat yang lebih personal. “Kami bukan hanya teman. Anda adalah saudara,” lanjut Abbas.

Abbas Menyoroti Pidato Prabowo

Tak berhenti di situ, Abbas juga menyinggung pidato Prabowo dalam forum tersebut. Ia memuji cara Prabowo berbicara yang dianggap lugas dan langsung menyentuh pokok persoalan. Pujian itu menjadi penegasan bahwa sikap Indonesia terhadap Palestina mendapat perhatian serius di panggung internasional.

“Saya sangat senang mendengar pidato Anda, untuk mengenal Anda. Anda sangat cerdas, dan Anda langsung pada intinya,” kata Abbas.

Prabowo pun membalas dengan menegaskan posisi Indonesia yang tetap konsisten mendukung Palestina. “Ya, Pak. Kami sangat mendukung Palestina,” ujarnya.

Indonesia Kembali Tegaskan Sikapnya

Dalam percakapan singkat itu, Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk membantu Palestina melalui langkah apa pun yang bisa dilakukan. Pernyataan tersebut sejalan dengan pesan yang ia bawa dalam forum, bahwa Indonesia tetap berdiri bersama rakyat Palestina di tengah situasi kemanusiaan yang belum membaik di Gaza.

“Jika ada hal lain yang bisa kita lakukan, kita akan melakukannya,” kata Prabowo.

Pertemuan Prabowo dan Mahmoud Abbas di Amman memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia-Palestina tidak berhenti pada pernyataan diplomatik formal. Di tengah tekanan krisis Gaza, sapaan “saudara” dari Abbas dan respons Prabowo yang menegaskan dukungan penuh menjadi penanda bahwa solidaritas itu masih dijaga dengan sangat jelas.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.