Kompas Research Response, Analyst Says: Public Trust and Confidence with Prabowo-Gibran

by -35 Views

Jakarta – Analis politik dan dosen di Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengamati adanya kelanjutan kepercayaan dan keyakinan publik dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke pemerintahan Prabowo Subianto yang akan datang.

Kelanjutan ini terlihat dari hasil survei Kompas Research baru-baru ini yang menunjukkan transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo, yang didasarkan pada berbagai faktor.

Ujang mencatat bahwa survei tersebut merefleksikan kepercayaan publik yang tinggi berdasarkan penyelesaian berbagai isu nasional seperti tantangan ekonomi dan kesehatan, yang telah dikelola secara efektif selama pemerintahan Jokowi dan diharapkan akan berlanjut di bawah Prabowo.

“Kepercayaan luar biasa masyarakat Indonesia terhadap Prabowo-Gibran patut diapresiasi karena diharapkan mereka akan memimpin Indonesia menuju negara yang sejahtera, adil, dan diakui secara internasional,” kata Ujang kepada wartawan pada Sabtu (22 Juni).

Dia percaya bahwa pencapaian ini memberikan momentum signifikan bagi Prabowo-Gibran untuk mengelola dan lebih memberdayakan Indonesia, dengan tujuan kemakmuran masyarakat dalam lima tahun ke depan setelah dilantik pada 20 Oktober.

“Masyarakat sangat bangga bahwa Prabowo-Gibran mampu membawa perubahan dan perbaikan yang diinginkan dalam lima tahun ke depan,” jelasnya.

Dalam konteks ini, Ujang juga mencatat bahwa masyarakat Indonesia berharap Prabowo-Gibran melanjutkan warisan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Menurut survei Kompas Research yang meliputi dua periode pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, kepuasan publik secara konsisten positif, dengan tingkat kepuasan mencapai puncaknya menjelang akhir masa jabatan mereka.

“Saat ini, tidak kurang dari tiga perempat responden puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Meskipun ada beberapa masalah yang terus berlangsung, tingkat kepercayaan pada pemerintah tetap tinggi,” catat Kompas Research dalam sebuah artikel survei yang diterbitkan pada Sabtu (22 Juni) di Kompas.id.

Kompas Research menyatakan bahwa berdasarkan temuan ini, masyarakat percaya evaluasi dan tuntutan tersebut diharapkan berlanjut dengan pemerintahan baru.

Dari temuan Kompas Research, 83,6% masyarakat yakin bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan meningkatkan martabat negara secara internasional.

Selain itu, 83,6% percaya bahwa pemerintahan baru akan menguatkan pertahanan nasional, 67,6% yakin akan peningkatan nilai tambah dari pengolahan sumber daya alam (downstream processing), 68,5% percaya pada pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih baik, 62,4% percaya pada penciptaan peluang kerja baru, dan 69% mengharapkan terwujudnya kedaulatan pangan.

Selain itu, 57,3% yakin pada implementasi program makanan bergizi gratis, 72,4% pada penyelesaian pembangunan ibu kota baru, dan 64,8% pada pemberantasan korupsi di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Survei ini dilakukan melalui wawancara langsung oleh Kompas Research dari 27 Mei hingga 2 Juni 2024. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode stratified systematic sampling di 38 provinsi di Indonesia.

Dengan metode ini, pada tingkat keyakinan 95 persen, margin kesalahan penelitian sekitar 2,83 persen dalam kondisi simple random sampling. Survei ini sepenuhnya didanai oleh Kompas Daily (PT Kompas Media Nusantara).

Source link