Warga internet di media sosial sangat aktif dalam membahas kiprah Menteri Keuangan, Sri Mulyani, terutama soal penumpukan utang. Isu mengenai kemungkinan mundurnya Sri Mulyani dari Kabinet Merah Putih cukup menarik perhatian warganet. Sejumlah akun di Twitter, seperti @akuntwiter968, bahkan mengunggah video ceramah budayawan Cak Nun yang memprediksi adanya pejabat yang akan mengundurkan diri dari posisi keuangan negara karena kesulitan membayar utang pada tahun 2025.
Dalam video tersebut, Cak Nun memprediksi bahwa pemerintah Indonesia akan menghadapi kesulitan dalam menarik utang baru karena jumlah utang yang terlalu besar atau kreditur yang memberikan utang sudah bangkrut. Beliau juga menekankan pentingnya kedaulatan pangan sebagai langkah untuk menghadapi kemungkinan krisis ekonomi di masa depan.
Prediksi Cak Nun ini menjadi viral di tengah isu reshuffle kabinet Presiden Prabowo. Rumor mengenai potensi mundurnya Sri Mulyani dari jabatan menteri juga mulai banyak beredar di media sosial. Berbagai komentar dari netizen pun mulai mengalir terkait hal ini, menyoroti berbagai aspek termasuk tentang sistem aplikasi pajak yang dinilai dapat mempengaruhi penerimaan negara.
Adanya perbincangan dan diskusi di media sosial mengenai isu ini menunjukkan ketertarikan dan kekhawatiran dari masyarakat terkait kebijakan keuangan negara dan potensi krisis ekonomi di masa depan. Hal ini juga membuka ruang untuk lebih banyak refleksi dan diskusi mengenai cara terbaik untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kedaulatan keuangan negara.





