Peringatan Hari Pancasila tahun ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Gedung Pancasila di Jakarta. Dalam pidatonya yang bertajuk “Memperkuat Ideologi Pancasila Menuju Indonesia yang Hebat”, Prabowo menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral bagi para pemimpin nasional. Beliau menggarisbawahi bahwa kesetiaan sejati kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan menjaga kepercayaan rakyat. Prabowo juga mengingatkan para pejabat publik untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan yang mereka emban, serta memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tercermin dalam tindakan nyata yang mengutamakan kepentingan umum.
Menurut Presiden, Hari Pancasila bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen untuk memperbarui komitmen bangsa terhadap cita-cita pendirinya. Dalam upaya mencapai keadilan dan kemakmuran, Prabowo menyatakan bahwa Pancasila harus tetap menjadi landasan dari semua kebijakan dan kepemimpinan yang diambil. Ia menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah jargon, melainkan nilai-nilai yang harus dipertahankan, dibela, dan diteruskan agar bangsa Indonesia terus maju ke depan.
Prabowo menekankan bahwa negara tidak boleh diam saat nilai-nilai Pancasila melemah, namun harus terus menjaga agar nilai-nilai tersebut tetap hidup dan relevan. Dengan demikian, Prabowo menyimpulkan bahwa menjaga nilai-nilai Pancasila adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan kemajuan bangsa ke arah yang lebih baik.

