Prabowo: Indonesian Police Must Listen to People’s Voices

by -267 Views

Prabowo Ingatkan Polri: Kekuatan Polisi Ada pada Kedekatan dengan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menggunakan momentum Hari Bhayangkara ke-79 di Monumen Nasional, Jakarta, untuk mengirim pesan keras kepada Kepolisian Negara RI. Di hadapan jajaran Polri, ia menegaskan bahwa polisi tidak boleh kehilangan jarak dengan rakyat, sebab ukuran kekuatan institusi ini bukan hanya pada wewenang, melainkan pada kemampuannya memahami persoalan warga yang paling membutuhkan perlindungan.

Polri Diminta Tidak Berjarak dari Kehidupan Warga

Dalam sambutannya, Prabowo meminta Polri tetap peka terhadap penderitaan masyarakat dan benar-benar mendengar suara publik, bukan hanya bekerja dari balik struktur kekuasaan. Ia bahkan mengingatkan agar kepolisian Indonesia tidak sekadar meniru model negara maju bila pada akhirnya justru membuat aparat terasa jauh dari kehidupan sehari-hari rakyat. Menurut Prabowo, polisi harus tetap membumi, hadir di tengah warga, dan sigap saat masyarakat menghadapi kesulitan.

Ia juga mengaitkan peran kepolisian dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang tidak berhenti pada kedaulatan semata. Bagi Prabowo, kemerdekaan harus menghasilkan kemakmuran dan keadilan bagi seluruh warga negara. Dari pandangan itu, Polri diminta tampil sebagai pelindung bagi yang lemah dan pembela bagi mereka yang tertindas.

Dukungan untuk Program Strategis Nasional

Selain bicara soal kedekatan dengan rakyat, Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polri dalam program strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan keamanan pangan dan nutrisi. Ia menyinggung capaian produksi jagung yang disebut mencatat rekor nasional sebagai contoh bahwa Polri juga bisa memberi kontribusi nyata di luar tugas penegakan hukum.

Menurut Prabowo, langkah polisi yang turun langsung ke lapangan, berinisiatif, dan bekerja bersama masyarakat patut dihargai karena menunjukkan pengabdian yang konkret. Ia menilai posisi Polri akan semakin kuat bila institusi ini ikut mendorong kesejahteraan bersama, bukan hanya menjaga ketertiban secara formal.

Peringatan Soal Tekanan terhadap Institusi

Prabowo juga mengingatkan bahwa Polri akan selalu menghadapi tekanan dan upaya untuk melemahkan otoritasnya. Karena itu, ia menilai keberanian, ketahanan, dan empati terhadap rakyat harus menjadi karakter utama yang dijaga setiap anggota kepolisian. Tanpa modal itu, kepercayaan publik akan sulit dipertahankan.

Di akhir pesannya, Prabowo meminta aparat kepolisian untuk selalu mengutamakan kepentingan umum, menjaga amanah masyarakat, dan tidak mengecewakan rakyat yang menggantungkan harapan pada institusi ini. Ia menegaskan bahwa kesetiaan, keberanian, dan ketulusan dalam menjalankan tugas adalah fondasi agar Polri tetap relevan dan kuat di mata publik.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.