Cara Santri & Siswa SR Bisa Cek Kesehatan Gratis!

by -223 Views

Pemerintah bersiap menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar pelajar, santri, dan peserta didik di berbagai jalur pendidikan. Program ini diposisikan sebagai langkah awal untuk mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini, terutama mereka yang selama ini jarang mendapat pemeriksaan rutin. Pelaksanaannya dijadwalkan mulai awal Juli 2025 dan kini disebut sudah masuk tahap akhir persiapan.

Dimulai dari Sekolah Rakyat, lalu meluas ke sekolah dan madrasah

Menko PMK Prof. Pratikno menyampaikan bahwa CKG akan digelar bertahap. Tahap pertama dimulai dari sekolah rakyat pada Juli, kemudian disusul sekolah-sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta madrasah pada Agustus. Skema ini disusun agar pelaksanaan di lapangan lebih tertib dan menjangkau sasaran secara lebih luas.

Program ini melibatkan tiga kementerian utama, yakni Kemendikdasmen, Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Sosial (Kemensos). Dengan cakupan itu, pemerintah ingin memastikan siswa sekolah umum, santri pesantren, dan peserta didik di lembaga pendidikan keagamaan ikut memperoleh layanan yang sama.

53 juta pelajar jadi target utama

Kementerian Kesehatan menargetkan 53 juta pelajar sebagai sasaran utama CKG pada tahun ini. Jika dilihat secara keseluruhan, program ini diproyeksikan menjangkau 280 juta orang setiap tahun. Angka tersebut menunjukkan bahwa CKG bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan dasar.

Dukungan juga datang dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Keduanya menilai pemeriksaan kesehatan dini penting, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kerap sulit mengakses layanan medis secara berkala.

Pesantren dan daerah diminta ikut rapikan data

Selain sekolah formal, pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lain juga masuk dalam skema pelaksanaan CKG. Pemerintah daerah turut diminta berperan aktif, terutama dalam memastikan data identitas anak-anak benar dan lengkap agar pendataan peserta bisa berjalan tanpa hambatan.

Dengan persiapan yang disebut hampir rampung, program CKG diharapkan tidak hanya menjadi layanan gratis semata, tetapi juga pintu masuk untuk memperkuat perhatian negara terhadap kesehatan anak sekolah dan santri di seluruh Indonesia.

Source link