Prabowo: Uni Eropa Berpotensi sebagai Pasar Baru Komoditas Indonesia

by -118 Views

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hasil positif dari pertemuan dengan pemimpin Uni Eropa di Brussels, terutama terkait Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Di tengah perundingan yang panjang selama 10 tahun, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan untuk memasuki CEPA, yang setara dengan Free Trade Agreement. Dalam kerangka ini, Indonesia dapat mengimpor barang ke Uni Eropa tanpa tarif. Prabowo menegaskan bahwa Uni Eropa membutuhkan komoditas dan pasar Indonesia, sementara Indonesia bisa memanfaatkan teknologi, ilmu pengetahuan, dan pendanaan yang dimiliki oleh Eropa. Kesepakatan ini memungkinkan kedua belah pihak saling menguntungkan dengan tarif 0% untuk barang yang dikirim ke Uni Eropa. Selain penyelesaian perselisihan dalam perjanjian CEPA yang belum selesai, Indonesia dan Eropa juga menyepakati visa cascade guna mempermudah WNI mendapatkan visa multiple entry ke area Schengen.

Source link