Prabowo Aims to Provide Free Nutritious Meals to 82.9 Million Children by Year-End

by -215 Views

Prabowo Pasang Target Besar: Program Makan Bergizi Gratis Incar 82,9 Juta Anak hingga Akhir 2025

Presiden Prabowo Subianto kembali menaruh sorotan besar pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukan sebagai slogan kampanye, melainkan sebagai pekerjaan rumah negara yang menurutnya harus segera dituntaskan. Ia menargetkan program itu menjangkau 82,9 juta anak di seluruh Indonesia pada akhir 2025, angka yang menunjukkan betapa ambisiusnya skema tersebut sejak awal digulirkan.

MBG Jadi Ujian Serius bagi Pemerintah

Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Prabowo menempatkan MBG sebagai salah satu prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa program ini berkaitan langsung dengan masa depan anak-anak Indonesia, terutama mereka yang masih berhadapan dengan masalah gizi, rasa lapar, dan kesenjangan akses terhadap kebutuhan dasar.

Prabowo juga menuturkan pengalamannya saat berkunjung ke Jawa Tengah. Dari kunjungan itu, ia mengaku melihat langsung besarnya harapan masyarakat terhadap program tersebut. Respons anak-anak yang meminta makanan bergizi, menurut dia, menjadi pengingat bahwa program ini tidak bisa ditunda terlalu lama.

Target Dikejar Bertahap hingga Desember 2025

Prabowo mengatakan dirinya telah meminta timnya bekerja lebih cepat agar MBG bisa menjangkau 20 juta anak pada pertengahan Agustus. Setelah itu, cakupannya akan diperluas secara bertahap hingga mencapai 82,9 juta anak pada Desember 2025.

Menurut dia, capaian tersebut penting bukan hanya untuk menunjukkan kinerja pemerintah, tetapi juga sebagai bukti bahwa negara hadir dalam persoalan yang paling mendasar di banyak keluarga. Dalam pandangannya, makan bergizi bukan sekadar program bantuan, melainkan investasi sosial yang akan menentukan kualitas generasi berikutnya.

Perhatian Dunia Ikut Mengarah ke Indonesia

Prabowo menyebut sejumlah negara ikut mencermati pelaksanaan MBG di Indonesia. Mereka, kata dia, menunggu hasil nyata dari program berskala besar tersebut. Perhatian itu dianggapnya sebagai dorongan tambahan agar Indonesia bisa membuktikan bahwa program yang menjangkau puluhan juta anak memang dapat dijalankan secara efektif.

Meski targetnya terbilang sangat tinggi, Prabowo tetap menyatakan optimistis. Ia menilai keberhasilan MBG akan diukur dari seberapa jauh program ini benar-benar sampai ke anak-anak yang membutuhkan, bukan dari besarnya janji yang diumbar di atas panggung.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.