Kolaborasi Nasional-Lokal-Swasta untuk Program MBG: Berdayakan Sinergi!

by -220 Views

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali ditegaskan sebagai kerja besar yang tak bisa dijalankan sendirian. Dalam forum yang digelar di Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (KPC) Hasan Nasbi mengajak para kepala daerah menyamakan cara pandang agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu berjalan seragam dari pusat hingga daerah.

Pesan Hasan: Program Nasional Butuh Satu Nafas

Acara bertajuk “Bukti Nyata Program Presiden Prabowo Subianto” itu diinisiasi DPP Gempita (Gerakan Milenial untuk Cinta Tanah Air). Selain Hasan, hadir pula Muhamad Isra Ramli selaku Deputi I untuk Bahan Komunikasi dan Informasi di KPC, Tigor Pangaribuan dari Badan Gizi Nasional (BGN), serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Di hadapan para peserta, Hasan menekankan bahwa keberhasilan program prioritas tak cukup hanya dengan kebijakan di atas kertas. Menurutnya, pelaksanaan di lapangan akan jauh lebih mulus jika pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur swasta bergerak dengan pemahaman yang sama. Karena itu, forum seperti ini dinilai penting untuk menyatukan ritme kerja.

MBG Disebut Berangkat dari Visi Jangka Panjang

Hasan juga menyoroti bahwa agenda Presiden Prabowo bukanlah sesuatu yang muncul spontan. Ia menyebut arah kebijakan itu sudah dirancang sejak lama dan tertuang dalam buku yang ditulis Prabowo lebih dari satu dekade lalu. Dari situ, Program Makanan Bergizi Gratis dipandang sebagai salah satu contoh visi yang disusun secara matang, bukan sekadar respons sesaat.

Skema pelaksanaannya, kata Hasan, menuntut pembagian peran yang jelas. Pemerintah pusat memegang regulasi dan pendanaan, sementara daerah dan sektor swasta diharapkan ikut menopang agar program benar-benar hadir sampai ke lapangan. Dengan pola itu, MBG tidak hanya menjadi program simbolik, tetapi bisa bekerja sebagai layanan yang nyata dirasakan masyarakat.

Masukan Daerah dan Sorotan pada Dapur SPPG

Forum tersebut juga memberi ruang bagi para kepala daerah untuk menyampaikan masukan langsung kepada perwakilan BGN soal MBG. Sejumlah pemimpin daerah yang hadir antara lain Darma Wijaya selaku Bupati Serdang Bedagai, Maya Hasmita Bupati Labuhanbatu, dan Baharudin Siagian Bupati Batu Bara, bersama pejabat lokal serta unsur Forkopimda Sumatera Utara.

Hasan menekankan pentingnya komunikasi langsung agar hambatan di lapangan bisa segera dibaca dan dicarikan jalan keluarnya. Ia juga memberi perhatian khusus pada pengelolaan dapur SPPG (Unit Layanan Pemenuhan Gizi) yang menurutnya harus dijalankan dengan cermat. Setiap sajian bukan hanya dituntut memenuhi kebutuhan kalori harian, tetapi juga harus enak agar tujuan program benar-benar tercapai dan diterima dengan baik oleh penerima manfaat.

Source link