Prabowo Adjusts Berets at Military Parade: SEO Analysis

by -95 Views

Baris-Bandung, sebuah momen yang penuh keceriaan terjadi sebelum dimulainya Parade Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, pada hari Minggu (10/8), yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Ketika Prabowo menyapa pejabat negara yang hadir, tiba-tiba ia berhenti saat melihat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar, lebih dikenal sebagai Cak Imin. Tanpa ragu, Prabowo mengulurkan tangannya untuk menyesuaikan peci menteri tersebut, memastikan peci itu duduk dengan rapi.

Situasi serupa terjadi ketika ia bertemu dengan Ketua DPD Sultan Najamudin—Prabowo menyesuaikan posisi pecinya dengan benar. Adegan itu membuat seluruh pejabat di sekitarnya tersenyum.

Dalam kata-katanya, Prabowo menjelaskan mengapa banyak pejabat negara dalam acara tersebut mengenakan seragam militer.

“Di belakang saya ada banyak tokoh terkemuka berpakaian seragam. Mereka mengenakan seragam ini sebagai tanda kesediaan mereka untuk berdiri bersama rakyat,” katanya.

“Kami tidak akan melakukan apa pun kecuali mendukung pertahanan negara Indonesia. Itulah mengapa pandangan kami adalah pertahanan defensif,” tambahnya.

Prabowo menegaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia akan siap untuk membela setiap jengkal wilayah negara.

“Kami akan membela setiap desa, setiap dusun, setiap lembah, setiap bukit, setiap gunung, setiap kabupaten, setiap provinsi—setiap jengkal tanah kami. Kami tidak bisa ditaklukkan, tidak peduli apa pun. Daripada dijajah lagi, lebih baik bagi kami untuk mati,” tegasnya.

Selama upacara itu, Prabowo memberikan pangkat kehormatan jenderal bintang empat, mengangkat Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan memberikan pangkat jenderal kehormatan kepada 10 penerima, Medali Bintang Sakti Kehormatan kepada dua penerima, dan pangkat kehormatan kepada satu individu yang diakui karena dedikasi dan integritas luar biasa.

Acara tersebut juga menandai peresmian beberapa unit baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 14 Komando Armada Angkatan Laut, tiga Komando Operasi Udara, satu Komando Operasi Udara, enam Grup Kopassus, 20 Brigade Pengembangan Teritorial, satu Brigade Infanteri Laut, satu Resimen Pasgat, 100 Batalyon Pengembangan Teritorial, lima Batalyon Infanteri Laut, dan lima Batalyon Pasukan Khusus Pengembangan Cepat.

Secara total, parade melibatkan 27.384 personel TNI, didukung oleh 152 kendaraan taktis dengan 388 awak, dan 124 aset pertahanan—34 dari Angkatan Darat, 24 dari Angkatan Laut, dan 66 dari Angkatan Udara.

Juga hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pemimpin lembaga negara, menteri kabinet dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Negara Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para kepala layanan dari semua cabang militer, kepala lembaga, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, dan atase pertahanan dari negara-negara sahabat.

Source link