Dodge memiliki rencana ambisius untuk mengangkat mereknya sebagai pemain performa di Stellantis. Mereka baru-baru ini mengumumkan bahwa mesin V-8 akan menjadi standar di semua model Durango mereka mulai tahun 2026. Sebagai langkah awal, Durango GT entry-level kini akan dilengkapi dengan mesin V-8 5,7 liter, menghasilkan 360 tenaga kuda – 65 tenaga kuda lebih besar dari mesin Pentastar V-6 sebelumnya. Mesin yang lebih bertenaga ini tentu memiliki harga yang lebih tinggi, dengan Durango GT 2026 dibanderol mulai dari $44.490, meningkat sebesar $4.000 dari versi sebelumnya.
Sementara itu, model R/T juga mendapatkan upgrade powertrain, dengan Dodge menggantikan mesin V-8 5,7 liter dengan mesin V-8 392 6,4 liter. Mesin ini mampu menghasilkan 470 hp dan torsi 475 lb-ft, 115 hp lebih besar dari yang sebelumnya. Meskipun harga spesifik untuk model R/T belum diumumkan, Dodge menyatakan bahwa harganya akan dimulai dari “di bawah $50.000.” Sedangkan untuk model SRT Hellcat 2026, akan dilengkapi dengan trim Jailbreak yang direvisi dan menawarkan lebih banyak opsi kustomisasi kepada pembeli. Mesin V-8 6,2 liter supercharged akan menghasilkan 710 tenaga kuda dan torsi 645 pound-feet. Meskipun harga Durango secara umum akan naik, namun SRT Hellcat akan lebih terjangkau dengan penurunan harga sebesar $6.000, dimulai dari $81.990.
Dodge telah mengumumkan bahwa pemesanan untuk Durango GT dan SRT Hellcat 2026 akan dibuka pada 13 Agustus, sementara kedua trim tersebut diharapkan tiba di dealer pada kuartal keempat tahun ini. Sementara itu, pemesanan untuk model R/T AWD akan mulai diterima akhir tahun ini. Dodge memang memberikan gebrakan dengan strategi ini, membawa nama mereka sebagai produsen mobil performa yang pantas diperhitungkan di Stellantis.





