Momen Prabowo Memperbaiki Baret Cak Imin dan Sultan Najamudin

by -218 Views

Suasana Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, sempat mencuri perhatian sebelum rangkaian acara dimulai. Presiden RI Prabowo Subianto, yang menyapa satu per satu pejabat negara, mendadak berhenti ketika berhadapan dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Di momen singkat itu, Prabowo merapikan baret yang dikenakan Cak Imin. Tak berhenti di sana, ia juga melakukan hal serupa kepada Ketua DPD Sultan Najamudin dengan menggeser posisi baret agar tampak lebih rapi. Aksi spontan tersebut memancing senyum dari para pejabat yang menyaksikannya.

Pesan di balik seragam loreng

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pakaian loreng militer yang dikenakan para pejabat negara pada kesempatan itu bukan sekadar simbol seremonial. Menurut dia, pilihan itu mencerminkan kesiapan untuk ikut terlibat dan mempertaruhkan diri bersama rakyat. Ia juga menekankan bahwa bangsa Indonesia siap mempertahankan setiap jengkal Tanah Air. Pernyataan itu menjadi penegas bahwa gelar pasukan ini bukan hanya ajang formalitas, melainkan juga ruang untuk menunjukkan komitmen kebangsaan.

Penganugerahan dan pengukuhan di hadapan pasukan

Di hadapan para tamu undangan, Prabowo juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan penugasan penting. Ia memberikan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan, sekaligus menyematkan tanda jabatan Wakil Panglima TNI kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Selain itu, beberapa penerima lain juga dianugerahi Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan atas dedikasi dan integritas yang dinilai tinggi. Prosesi ini menandai momen resmi yang memberi bobot lebih pada agenda militer tersebut.

27.384 personel dikerahkan

Upacara ini juga menjadi panggung pengukuhan dan penugasan sejumlah satuan baru TNI. Dalam gelar pasukan tersebut, TNI mengerahkan 27.384 personel dengan dukungan kendaraan taktis serta alutsista dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kehadiran pasukan dalam jumlah besar memperlihatkan skala besar acara yang digelar di Batujajar. Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para kepala staf angkatan, hingga atase pertahanan negara sahabat turut hadir menyaksikan jalannya upacara.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.