Ford diam-diam menaruh kartu besar di meja persaingan kendaraan listrik. Bukan lewat peluncuran megah, melainkan lewat cuplikan singkat yang justru memancing lebih banyak perhatian. Dari petunjuk yang beredar, pabrikan asal Amerika Serikat itu tengah menyiapkan pickup listrik empat pintu dengan harga target sekitar $30.000. Di tengah pasar EV yang kerap mahal, angka itu langsung terdengar seperti tawaran yang sulit diabaikan.
Pickup listrik Ford yang kecil di luar, lega di dalam
Walau gambar resmi belum dirilis, arah desain kendaraan ini mulai terbaca. Karena sepenuhnya digerakkan listrik, truk tersebut tidak memerlukan kisi-kisi besar di bagian depan seperti pickup bermesin bensin. Ford juga menyebut kabinnya akan terasa selega truk ukuran sedang, meski dimensi luarnya tetap berada dalam jejak Maverick, pickup kompak milik perusahaan itu.
Kunci dari ruang ekstra itu ada pada powertrain listrik dan penempatan baterai di bawah lantai. Susunan ini membantu membuka lebih banyak ruang di kabin, sekaligus memberi keuntungan pada area bagasi dan bak belakang. Dengan pendekatan tersebut, Ford tampaknya ingin menegaskan bahwa pickup listrik tidak harus terasa sempit atau serba kompromi.
Target harga $30.000 dan produksi di Louisville
Harga sekitar $30.000 menjadi salah satu poin paling menarik dari proyek ini. Jika benar terealisasi, model tersebut berpotensi menjadi salah satu pickup listrik paling kompetitif di pasar, terutama bagi pembeli yang selama ini menunggu kendaraan listrik dengan banderol yang lebih masuk akal. Produksinya direncanakan berlangsung di Pabrik Perakitan Louisville, dengan jadwal peluncuran pada 2027.
Di sisi lain, muncul pula spekulasi soal nama yang akan dipakai. Salah satu yang ikut mengemuka adalah Ranchero, nama lama Ford yang pernah punya tempat tersendiri dalam sejarah merek itu. Meski belum ada kepastian, rumor tersebut menambah daya tarik model yang sejak awal sudah berhasil mencuri perhatian.
Ford masuk ke pertarungan harga di pasar pickup listrik
Langkah Ford datang saat persaingan pickup listrik di Amerika Serikat semakin padat. Nama Slate, yang didukung Amazon, juga ikut disebut dalam percakapan pasar. Kondisi ini membuat Ford harus bermain cerdas: menawarkan truk listrik yang terjangkau, fungsional, dan tetap sesuai kebutuhan harian pengguna.
Bila strategi ini berjalan sesuai rencana, Ford bukan hanya menghadirkan model baru, tetapi juga mencoba mengubah standar harga di segmen pickup listrik. Dan justru di situlah daya tarik utamanya: bukan sekadar listrik, melainkan listrik yang masih terasa realistis bagi banyak pembeli.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





