Acura Masih Menjaga Nyala Sedan dan Mobil Sport di Tengah Dominasi SUV
Di saat banyak merek otomotif semakin agresif memusatkan perhatian pada SUV, Acura justru memberi sinyal yang berbeda. Pabrikan asal Jepang itu belum sepenuhnya ingin meninggalkan sedan dan mobil sport, dua segmen yang selama ini ikut membentuk identitas merek. Meski pasar bergerak ke arah kendaraan tinggi dan serbaguna, Acura tampaknya masih melihat nilai penting pada model yang lebih rendah, lebih tajam, dan lebih dekat dengan karakter performa.
TLX Habis, NSX Sudah Pergi, Integra Jadi Sisa Terakhir
Situasi Acura saat ini memang cukup kontras. Tahun depan, TLX akan dihentikan setelah satu dekade beredar di Amerika Serikat, termasuk varian Tipe S yang dikenal lebih bertenaga dan berorientasi performa. Sebelumnya, Acura juga telah menutup perjalanan NSX pada 2022 setelah kebangkitannya yang terbilang singkat. Dengan dua model itu pergi, Integra praktis menjadi satu-satunya mobil penumpang dalam jajaran Acura saat ini.
Perubahan tersebut membuat arah produk Acura terlihat makin condong ke SUV. Namun, di balik pergeseran itu, merek ini tampaknya tidak ingin kehilangan ciri yang selama ini membuatnya berbeda dari banyak pesaing.
Acura Tegaskan Sedan dan Mobil Sport Masih Punya Tempat
Dalam percakapan dengan Road & Track di sela Monterey Car Week, Chief Officer Honda untuk Operasi Mobil, Katsushi Inoue, menegaskan bahwa sedan dan mobil sport tetap penting bagi Acura. Ia mengakui SUV memang menjadi penopang utama bisnis, tetapi menurutnya Acura tetap perlu mempertahankan model dengan bodi sporty agar identitas merek tidak larut dalam arus pasar yang seragam.
Penegasan itu penting, karena Acura selama ini kerap diposisikan sebagai merek yang menggabungkan kenyamanan premium dan rasa berkendara yang lebih hidup. Jika seluruh fokus jatuh ke SUV, karakter tersebut berisiko memudar.
RSX Hadir Lagi, Sementara Mobil Sport Baru Masih Menunggu Kepastian
Di ajang yang sama, Acura memperkenalkan RSX dalam bentuk prototipe SUV listrik. Model ini akan diproduksi bersama Integra di pabrik Honda di Amerika Serikat dan diposisikan untuk menggantikan TLX yang segera pensiun. RSX dijadwalkan mulai dijual pada 2026, sehingga menjadi salah satu model penting Acura dalam memasuki era elektrifikasi.
Namun, perhatian publik tidak berhenti pada RSX. Laporan Road & Track juga menyebut adanya kemungkinan lahirnya mobil sport baru pada 2027 atau 2028. Meski begitu, status proyek tersebut masih belum jelas, terutama setelah laju pengembangan kendaraan listrik baru-baru ini melambat. Mantan Wakil Presiden Eksekutif sekaligus COO, Shinji Aoyama, sebelumnya memang sempat mengisyaratkan kehadiran model sport baru dalam rentang waktu itu, walau belum tentu memakai nama NSX.
Performa Masih Jadi Bagian dari Identitas Acura
Jika rencana mobil sport bergaya NSX itu benar-benar berlanjut, ada kemungkinan besar model tersebut akan berbagi teknologi baterai dan platform dengan RSX. Arah ini menunjukkan bahwa Acura ingin tetap bergerak ke depan tanpa sepenuhnya melepaskan warisan performanya. Dalam lanskap otomotif yang makin seragam, keputusan mempertahankan sedan dan mobil sport justru bisa menjadi pembeda yang paling bernilai bagi Acura.
Detail lebih lanjut diperkirakan akan mulai terlihat pada 2026, saat peta produk baru Acura menjadi lebih terang dan arah strategi merek ini bisa dibaca dengan lebih jelas.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





