Prabowo: Efisiensi Anggaran Tidak Sama Dengan Memotong Dana Transfer Daerah

by -147 Views

Pada acara pembukaan Pameran Otonomi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Expo 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya efisiensi anggaran negara tanpa harus mengurangi dana transfer daerah. Beliau memberikan kepastian kepada pemerintah kabupaten bahwa langkah-langkah efisiensi yang diambil pemerintah pusat akan dialihkan ke administrasi lokal di seluruh Indonesia melalui program seperti revitalisasi sekolah dan inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Prabowo, efisiensi tidak sama dengan pemotongan transfer daerah. Beberapa langkah bersifat langsung dan beberapa tidak langsung. Sebagai contoh, program MBG berjalan di desa-desa dan kabupaten. Tahun ini, pemerintah menyalurkan Rp171 triliun ke daerah, dengan anggaran Rp335 triliun yang telah dianggarkan untuk tahun depan, yang semua akan mencapai setiap desa.

Pada bulan Agustus 2025, penerima manfaat MBG telah mencapai 23 juta orang, terdiri dari siswa dan wanita hamil. Lebih dari 6.600 dapur MBG telah didirikan di seluruh Indonesia untuk mendukung program ini dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Presiden Prabowo yakin bahwa program MBG mencerminkan komitmen negara terhadap anak-anak Indonesia, terutama di daerah pedesaan di mana masih banyak keluarga yang menghadapi kesulitan finansial. Beliau berjanji untuk memperluas program ini ke daerah terpencil agar semua anak memiliki akses terhadap makanan bergizi.

Prabowo menegaskan bahwa tidak seorang pun anak Indonesia seharusnya pergi ke sekolah tanpa mendapatkan makanan yang cukup. Meskipun saat ini hanya satu kali makan sehari yang bisa disediakan, ini dianggap sebagai prestasi besar. Beliau menjelaskan bahwa anggaran negara tidak akan mampu mendukung dua kali makan sehari di setiap daerah, namun hal ini adalah tujuan dari upaya efisiensi yang dilakukan.

Source link