Mobil Gymkhana Baru Travis Pastrana: Mengenal Subaru Brat

by -189 Views

Travis Pastrana Siapkan Subaru Brat Paling Ganas untuk Gymkhana: Brataroo 9500 Turbo

Gymkhana belum juga tayang, tetapi Travis Pastrana sudah lebih dulu memancing perhatian lewat mobil barunya yang nyaris tak masuk akal. Bukan Subaru GL seperti Family Huckster di Gymkhana 12, kali ini Pastrana memilih Subaru Brat sebagai basis proyek terbaru yang diberi nama Brataroo 9500 Turbo. Hasilnya bukan sekadar mobil modifikasi, melainkan mesin stunt yang dibuat untuk melompat, melayang, dan tetap sanggup dipaksa bekerja di batas paling ekstrem.

Subaru Brat yang Naik Kelas di SEMA 2025

Brataroo 9500 Turbo pertama kali diperlihatkan di SEMA 2025 dan langsung mencuri sorotan. Mobil ini dibangun oleh Vermont SportsCar (VSC) dengan mesin boxer 2.0 liter racikan mereka sendiri. Tenaganya mencapai 670 tenaga kuda dengan torsi 680 pound-feet, lalu disalurkan melalui gearbox Sadev ke keempat roda. Detail soal basis mesinnya memang belum dijelaskan, termasuk apakah memakai fondasi EJ atau FA, tetapi karakter yang dibangun jelas ditujukan untuk aksi brutal, bukan penggunaan harian.

Yang membuat mobil ini semakin ekstrem adalah penggunaan bodi serat karbon penuh dengan aerodinamika aktif. Pendekatan ini mengingatkan pada Family Huckster, tetapi Brataroo membawa konsep tersebut ke arah yang lebih agresif. Fender depan bisa diatur dengan kisi-kisi yang diputar ke depan atau belakang untuk membantu keseimbangan mobil saat melaju. Di bagian belakang, sayap juga dibuat fleksibel dengan dua konfigurasi, yakni sayap besar untuk hambatan rendah dan sayap kecil yang lebih tajam untuk kebutuhan manuver keras.

Sentuhan Khyzyl Saleem Bikin Wajah Brat Tak Lagi Normal

Tampilan widebody Brataroo 9500 Turbo dirancang oleh Khyzyl Saleem, yang dikenal luas sebagai The Kyza. Sentuhannya membuat Subaru Brat ini terlihat seperti gabungan mobil reli, mobil pamer, dan kendaraan stunt yang seolah tak punya batas desain. Proporsinya lebar, rendah, dan penuh detail yang terasa dibuat untuk kamera, tetapi tetap punya fungsi nyata saat mobil dibawa terbang di lintasan Gymkhana.

Bagian kabin juga tidak dibiarkan kosong begitu saja. Tim tetap mempertahankan beberapa elemen klasik, termasuk radio pabrik yang direstorasi dan tumpukan HVAC yang dipakai ulang. Menariknya, kontrol HVAC bukan hanya pajangan, karena komponen itu digunakan untuk mengatur aero aktif. Sementara itu, radio dan Uniden CB memberi nuansa mobil balap jalanan yang masih terasa hidup, meski teknologinya sudah jauh melampaui era Subaru Brat asli.

Mobil Lama, Teknologi Baru

Travis Pastrana menyebut Brataroo sebagai perpaduan karakter Subaru klasik dengan teknologi yang belum pernah dipakai sebelumnya di Gymkhana. Ia juga menegaskan bahwa mobil ini disiapkan untuk menahan benturan, melompat tinggi, lalu mendarat dan langsung kembali melaju. Dari situ saja sudah terlihat bahwa proyek ini memang tidak dibangun untuk sekadar dipamerkan, melainkan untuk dipaksa bertahan dalam kondisi paling kasar.

Film Gymkhana Baru Tayang Awal Desember

Film Gymkhana terbaru yang menampilkan Brataroo 9500 Turbo dijadwalkan tayang pada awal Desember, dengan proses syuting dilakukan di Australia. Dengan Pastrana kembali menjadi pusat aksi, film ini diperkirakan berisi manuver berisiko tinggi dan gaya berkendara yang jadi ciri khas Gymkhana. Satu hal yang paling ditunggu tentu bagaimana mesin boxer 9.500 rpm itu terdengar saat diperas habis dalam adegan-adegan liar yang sudah menjadi identitas seri ini.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.