Hewan Masa Kini: Penyakit Kronis Seperti Manusia

by -140 Views

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hewan di seluruh dunia semakin banyak yang mengalami penyakit kronis yang sebelumnya hanya ditemukan pada manusia. Dalam jurnal Risk Analysis, sebuah penelitian dari Agricultural University of Athens mengungkap bahwa berbagai jenis hewan, termasuk peliharaan, ternak, dan satwa laut, mulai menghadapi masalah serius seperti kanker, obesitas, diabetes, dan penyakit degeneratif pada sendi. Faktor genetik dan lingkungan, seperti pola makan buruk, aktivitas fisik yang terbatas, dan stres jangka panjang, diidentifikasi sebagai penyebab utama kenaikan kasus penyakit kronis pada hewan.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50-60 persen kucing dan anjing peliharaan mengalami kelebihan berat badan, yang berkontribusi pada peningkatan kasus diabetes pada kucing setiap tahunnya. Di peternakan, sekitar 20 persen babi yang dipelihara intensif mengalami osteoartritis, sementara paus beluga dan salmon Atlantik budidaya tercatat mengidap kanker saluran pencernaan dan sindrom kardiomiopati. Hewan liar yang terpapar bahan kimia industri juga mengalami masalah kesehatan, seperti tumor hati yang mencapai 15-25 persen.

Para peneliti menekankan bahwa perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia semakin memperburuk risiko bagi kesehatan hewan. Faktor seperti pemanasan global, urbanisasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan alih fungsi lahan telah berdampak negatif pada kesehatan hewan. Implikasinya, lingkungan yang rusak seperti ekosistem terumbu karang yang merosot dan perubahan suhu udara di perkotaan menyebabkan kenaikan masalah kesehatan pada hewan, mulai dari obesitas hingga gangguan imun.

Dengan perubahan lingkungan yang semakin cepat, diperlukan penelitian yang lebih komprehensif dan peningkatan pengawasan kesehatan hewan untuk mengatasi masalah ini. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian mengusulkan model penilaian risiko baru yang menggabungkan pendekatan One Health dan Ecohealth, untuk memahami dan mengatasi masalah kesehatan pada hewan dalam konteks kesehatan manusia dan lingkungan. Dengan begitu, diharapkan bisa mengurangi dampak negatif penyakit kronis pada hewan yang semakin meningkat.

Source link