Toyota telah membuka Toyota Woven City setelah hampir enam tahun sejak diumumkan di CES 2020. Woven City merupakan kota yang dikhususkan untuk pengujian mobilitas dan inkubasi startup di kaki Gunung Fuji. Meskipun saat ini hanya seluas kurang dari satu mil persegi, kota ini siap untuk berkembang di masa depan. Dengan sinyal lalu lintas yang terhubung ke tiang multifungsi dan prioritas untuk pejalan kaki dengan sinyal pejalan kaki yang selalu berwarna hijau, Woven City menawarkan pemandangan futurologis yang dipenuhi dengan kendaraan otonom dan teknologi tinggi lainnya.
Eksperimen teknologi tinggi di Woven City melibatkan berbagai sistem mobilitas masa depan. Selain itu, fasilitas di kota ini juga mencakup kafe yang dimiliki oleh perusahaan kopi Jepang UCC Japan. Kafe ini berfungsi sebagai lokasi penelitian tentang pengaruh kopi terhadap kinerja dan relaksasi orang dalam berbagai konteks. Data yang dikumpulkan dari kafe ini akan dianalisis melalui gambar berbasis AI dan penilaian subjektif.
Di sisi lain, Nvidia, raksasa chip dan AI, mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan dari bisnis otomotifnya. Pendapatan otomotif Nvidia naik 1% dari kuartal sebelumnya dan 32% dari tahun lalu, mencapai $592 juta dalam kuartal ketiga. Nvidia juga telah memperkenalkan beberapa inovasi seperti platform pengembangan kendaraan otonom NVIDIA DRIVE AGX Hyperion 10 yang dirancang untuk armada level 4 dan kerjasama dengan Uber untuk memperluas jaringan mobilitas level 4. Selain itu, Nvidia juga telah meluncurkan platform kelas industri, NVIDIA IGX Thor, untuk membawa AI fisik secara real-time ke tepi. Investasi Nvidia dalam teknologi AV ini diyakini akan mempercepat pertumbuhan industri mobil listrik secara keseluruhan.





