Membeli mobil bekas sering dianggap jalan tengah yang cerdas: harga lebih ringan, depresiasi tidak setajam mobil baru, dan pilihan unitnya lebih beragam. Tapi di balik keuntungan itu, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan, yaitu keandalan jangka panjang. Di pasar mobil bekas, perbedaan kecil dalam kualitas bisa berubah menjadi biaya perbaikan yang besar setelah beberapa tahun pemakaian.
Tesla Masih Tertinggal di Mobil Bekas
Dalam laporan terbaru Consumer Reports soal keandalan mobil bekas, Tesla justru berada di posisi ke-26 dengan skor keandalan 31. Hasil itu menempatkan pabrikan mobil listrik tersebut di bawah merek seperti Jeep, Ram, dan Chrysler. Studi ini menilai model-model dari 26 merek yang berusia lima hingga 10 tahun, sehingga gambaran yang muncul bukan sekadar performa saat mobil masih baru, melainkan bagaimana sebuah merek bertahan setelah dipakai bertahun-tahun.
Consumer Reports menyoroti bahwa Tesla sempat mengalami penurunan keandalan saat memproduksi Model 3 dalam kondisi produksi yang kurang ideal. Namun, laporan yang sama juga mencatat adanya perbaikan yang cukup jelas pada model-model terbaru Tesla. Artinya, reputasi Tesla di pasar bekas belum sepenuhnya stabil, meski arah pembaikannya mulai terlihat.
Lexus dan Toyota Masih Jadi Patokan
Di sisi lain, merek yang konsisten berada di papan atas seperti Lexus dan Toyota kembali menunjukkan alasan mengapa keduanya kerap dijadikan tolok ukur. Keduanya dikenal dengan pendekatan desain yang lebih konservatif dan pembaruan yang berjalan bertahap di lini produknya. Pola seperti ini membuat mobil-mobil mereka cenderung tetap andal, baik ketika masih baru maupun saat usia pakainya sudah bertambah.
Perbandingan ini penting bagi pembeli mobil bekas yang tidak hanya mencari harga masuk lebih rendah, tetapi juga ingin menghindari risiko perawatan yang berulang. Dalam konteks itu, keandalan sering kali menjadi faktor yang lebih menentukan daripada sekadar tampilan atau popularitas merek.
Mobil Baru Tesla Lebih Kuat, Rivian Masih Tertinggal
Meski hasil di segmen bekas kurang menggembirakan, Tesla ternyata tampil lebih baik dalam penilaian mobil baru. Consumer Reports menempatkan merek ini di posisi kesembilan dengan prediksi keandalan sebesar 50. Angka tersebut menunjukkan bahwa Tesla masih punya ruang untuk bersaing lebih kuat, terutama jika peningkatan kualitas produksi terus berlanjut.
Sementara itu, Rivian yang juga bermain di pasar kendaraan listrik justru berada di peringkat rendah dalam keandalan mobil baru menurut Consumer Reports. Gambaran ini menegaskan bahwa kendaraan listrik belum otomatis berarti lebih andal, karena kualitas jangka panjang tetap sangat bergantung pada merek, model, dan konsistensi produksi.
Pada akhirnya, laporan ini memberi pesan yang jelas: sebelum tergoda harga atau teknologi, pembeli perlu melihat bagaimana sebuah mobil bertahan setelah dipakai bertahun-tahun. Dalam daftar itu, Tesla memang menunjukkan kemajuan, tetapi untuk pasar mobil bekas, posisinya masih belum sekuat nama-nama yang sudah lama dikenal tahan uji.
Source link





