Volvo akan segera mengakhiri produksi SUV di Amerika Serikat dalam beberapa bulan ke depan. Dengan penutupan pemesanan untuk V60 Cross Country pada akhir Januari dan produksi yang dijadwalkan berakhir pada bulan April, satu-satunya model yang tersisa dari merek tersebut akan segera tidak lagi tersedia di pasar AS. Hal ini mengikuti penghentian produksi V60 Polestar Engineered pada awal tahun ini. Namun, V60 masih akan terus ditawarkan di pasar lain sebagai kendaraan penutup dari era wagon Volvo.
Volvo menyalahkan minat konsumen yang lebih condong ke SUV sebagai alasan utama di balik penghentian produksi model-model wagon tradisional mereka. Meskipun kata-kata dari perusahaan mengisyaratkan kemungkinan kembalinya model wagon di masa depan, tren pasar yang menunjukkan preferensi yang jelas terhadap SUV membuat keputusan mereka lebih condong ke arah menghentikan produksi model-model wagon.
Meskipun penjualan model-model wagon Volvo di AS rendah, V60 Cross Country masih tetap menjadi pilihan menarik bagi para konsumen. Dengan harga mulai dari $53.495, model ini menawarkan kombinasi yang unik antara kepraktisan SUV dan gaya khas wagon. Selain V60, Volvo juga masih memiliki sejumlah model sedan di pasar tertentu, termasuk ES90 yang sepenuhnya listrik. Meskipun kehadiran SUV semakin mendominasi pasar otomotif, Volvo tetap mempertahankan keragaman produknya.





