Geely Auto menghadirkan sebuah terobosan di pasar mobil Cina dengan peluncuran hatchback listrik Xingyuan. Mobil ini menjadi sorotan dengan penjualannya yang mengalahkan BYD dan Tesla, menjadikannya salah satu mobil listrik terlaris di Cina. Xingyuan berhasil terjual lebih dari 200.000 unit, bahkan melewati BYD Seagull dan Tesla Model Y. Dalam rentang waktu Januari hingga November, Geely berhasil menjual hampir 430.000 unit Xingyuan, membuktikan popularitasnya.
Salah satu faktor yang membuat Xingyuan begitu diminati adalah nilai yang ditawarkan, dengan harga mulai dari $9.700 hingga $12.340, sejajar dengan pesaingnya, BYD Seagull. Mobil ini dilengkapi dengan fitur canggih, ruang interior yang luas, dan material berkualitas tinggi. Dibangun di atas platform EV khusus Geely, mobil ini juga memiliki pilihan dua baterai CATL lithium-iron fosfat (LFP) yang memungkinkan jarak tempuh yang mengesankan.
Cina memiliki jaringan pengisian daya terbesar di dunia, membuat mobil listrik seperti Xingyuan semakin menarik bagi pengguna. Selain itu, desain sasis mobil ini yang menggunakan penggerak roda belakang dan suspensi independen belakang memberikan pengalaman berkendara yang matang, melebihi ekspektasi mobil super mini pada umumnya. Meskipun beberapa fitur mungkin dianggap kurang menguntungkan, Xingyuan tetap berhasil mendominasi penjualan mobil listrik di Cina.
Dalam waktu yang singkat, Geely berhasil menjual lebih dari setengah juta unit hatchback listrik. Xingyuan bahkan telah menduduki peringkat ketiga sebagai mobil listrik terlaris di dunia, menggugurkan Model 3 dari Tesla. Dengan pertumbuhan penjualan yang terus meningkat, Xingyuan berpotensi menjadi mobil listrik terlaris di Cina, menunjukkan kesuksesan Geely dalam memasarkan kendaraan ramah lingkungan ini di pasar yang semakin kompetitif.





