Mobil Listrik Afeela 1 Masuk Jalur Produksi, Sony-Honda Mulai Tes di Ohio
Langkah Sony-Honda Mobility (SHM) menuju pasar mobil listrik kini makin konkret. Afeela 1, model perdana dari perusahaan patungan Sony dan Honda itu, sudah memasuki tahap uji coba produksi di East Liberty Auto Plant Honda, Ohio. Tahap ini menjadi sinyal bahwa debut mobil tersebut tinggal menunggu waktu, meski jadwal produksi massal dan pengiriman unit belum diumumkan secara resmi.
Produksi belum massal, tetapi arah pengembangan sudah jelas
SHM tampaknya tidak ingin tergesa-gesa. Alih-alih buru-buru mengejar pasar, perusahaan justru menaruh perhatian besar pada kualitas, keamanan, dan pengalaman pengguna. Uji produksi ini menjadi bagian penting untuk memastikan Afeela 1 memenuhi standar yang ditetapkan sebelum benar-benar dipasarkan. Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa SHM ingin membangun kepercayaan sejak awal, terutama di segmen mobil listrik yang persaingannya semakin padat.
Afeela 1 sendiri disiapkan untuk bertarung di kelas sedan listrik menengah. Dari sisi desain, mobil ini disebut tidak tampil terlalu mencolok, namun SHM mengandalkan kombinasi keahlian Honda dalam rekayasa kendaraan dan kekuatan Sony di bidang teknologi serta hiburan sebagai pembeda utama.
40 sensor dan ambisi fitur Level 3
Salah satu daya tarik terbesar Afeela 1 ada pada sistem keselamatannya. Mobil ini dibekali 40 sensor yang dirancang untuk memberi gambaran menyeluruh tentang kondisi di sekitar kendaraan. Teknologi tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan fitur berkendara yang lebih canggih di masa depan.
Untuk kemampuan pengemudian otomatis Level 3, fitur itu belum tersedia saat peluncuran awal. Namun, SHM sudah memasukkannya ke dalam rencana pengembangan berikutnya. Artinya, Afeela 1 tidak hanya diposisikan sebagai mobil listrik baru, tetapi juga sebagai platform teknologi yang akan terus berkembang.
Sentuhan Sony lewat hiburan digital
Di dalam kabin, Afeela 1 membawa identitas yang berbeda berkat integrasi teknologi PlayStation 5. Kehadiran elemen ini memberi kesan bahwa mobil tersebut tidak hanya menjual efisiensi dan elektrifikasi, tetapi juga pengalaman digital yang lebih kuat. Di tengah pasar sedan listrik yang makin ramai, kombinasi semacam ini menjadi salah satu kartu utama SHM untuk menarik perhatian calon pembeli.
Debut Afeela 1 pada 2026 pun mulai dinanti, terlebih karena konsumen sudah dapat melakukan pemesanan dengan deposit US$200 yang dapat dikembalikan. Bagi SHM, ini bukan sekadar langkah awal penjualan, melainkan ujian nyata untuk melihat seberapa besar minat pasar terhadap mobil listrik yang menggabungkan nama besar Sony dan Honda dalam satu produk.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





