Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali mengirimkan warga binaan berisiko tinggi ke Pulau Nusakambangan menjelang akhir tahun. Sebanyak 130 orang dipindahkan dalam operasi terbaru ini, sehingga total warga binaan high risk yang telah ditempatkan di Nusakambangan dari berbagai daerah di Indonesia kini mencapai 1.882 orang.
Langkah Pengamanan dan Pembinaan Diperketat
Pemindahan tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan serta rumah tahanan, sekaligus memastikan pembinaan dan pengamanan berjalan sesuai dengan tingkat risiko masing-masing warga binaan. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan bahwa kebijakan ini juga menjadi bagian dari dorongan menuju Zero Narkotika dan HP di lingkungan pemasyarakatan.
Proses pengiriman warga binaan tidak dilakukan sembarangan. Direktur Pengamanan dan Intelejen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ikut mengawal jalannya pemindahan bersama tim dari berbagai instansi terkait agar seluruh tahapan berjalan aman dan terkendali.
Berangkat dari Jambi, Riau, dan Banten
Warga binaan yang dipindahkan kali ini berasal dari Jambi, Riau, dan Banten. Setibanya di Nusakambangan, mereka ditempatkan di sejumlah lapas yang telah disiapkan untuk penanganan warga binaan dengan tingkat risiko tinggi. Setiap penerimaan dilakukan mengikuti Standar Operasional Prosedur, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga verifikasi administrasi.
Empat Warga Binaan Perempuan Juga Dipindahkan
Di hari yang sama, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga memindahkan empat warga binaan dari Lapas Perempuan Tangerang ke Lapas Perempuan Yogyakarta. Langkah ini menjadi bagian dari penataan penempatan warga binaan agar pembinaan dapat lebih tepat sasaran.
Melalui rangkaian pemindahan ini, Ditjen Pemasyarakatan berharap perubahan perilaku warga binaan dapat lebih terarah, sehingga ketika kembali ke masyarakat mereka benar-benar siap menjalani peran sebagai warga negara yang lebih baik.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





