Fisioterapi: Pentingnya Menjaga Kesehatan Masyarakat

by -29 Views

Fisioterapis memegang peran penting dalam proses pemulihan setelah cidera atau operasi. Peran mereka tidak hanya terbatas pada dunia olahraga profesional, tetapi juga membantu menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Menurut Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta), Prof. Dr. Apt. Muhamad Zainuddin, fisioterapi tidak hanya tentang menyembuhkan penyakit, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat secara preventif. Meskipun peran fisioterapis semakin meningkat, namun jumlah tenaga kesehatan di bidang ini masih terbatas. Menurut Ikatan Fisioterapis Indonesia (IFI), hingga Juli 2024, hanya ada 16.527 fisioterapis terdaftar, sementara kebutuhan ideal hingga 2025 diperkirakan mencapai 35.000 hingga 40.000 fisioterapis. Hal ini menandakan bahwa masih kekurangan sekitar 18.500 hingga 23.500 fisioterapis di Indonesia. Fisioterapis memiliki peluang kerja yang luas, mulai dari rumah sakit hingga menjadi konsultan kebugaran atau terapis olahraga di komunitas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, IIK Bhakta telah membuka Prodi S1 Fisioterapi yang berfokus pada Fisioterapi Neuromusculoskeletal dan Wellness. Kedua bidang ini memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda, namun sama-sama relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fisioterapi Neuromusculoskeletal berfokus pada pemulihan gangguan pada otot, tulang, dan sistem saraf, sedangkan Fisioterapi Wellness lebih menitikberatkan pada pencegahan, peningkatan kebugaran, dan gaya hidup sehat. Melalui pendekatan holistik, lulusan Prodi Fisioterapi diharapkan mampu memberikan solusi efektif dan personal untuk membantu membangun Indonesia Emas. Dosen dan praktisi berpengalaman mendampingi program studi ini, memberikan pengalaman dan pengetahuan yang beragam kepada mahasiswa.

Source link