Isu Korupsi Hibah Jatim Perlu Disikapi Secara Proporsional

by -51 Views

Zulfahmy Wahab, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, mengamati bahwa belakangan ini terdapat sejumlah pihak yang terus-menerus mencoba mendiskreditkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dari berbagai sisi.

Menurut Zulfahmy, polemik terkait dana hibah Jawa Timur yang berkembang menjadi isu negatif telah dimanfaatkan segelintir orang untuk menyerang reputasi pribadi Khofifah. Dalam keterangannya di Surabaya hari Jumat, Zulfahmy menjelaskan, “Ada indikasi aroma tak sedap dari polemik dana hibah, yang kini dijadikan alat untuk meruntuhkan nama baik Ibu Khofifah.”

Zulfahmy juga menilai, upaya menyerang karakter Khofifah cukup mungkin dilakukan karena prestasi dan jejak rekamnya yang positif selama memimpin Jawa Timur, sehingga beliau menjadi salah satu tokoh nasional yang memiliki pengaruh dan potensi besar.

Ia memaparkan, “Saat seorang tokoh berprestasi seperti Bu Khofifah justru diserang dengan isu yang sengaja dibesar-besarkan, rasanya kurang adil. Sebagai tokoh nasional, dia dihadapkan pada berbagai upaya untuk melemahkannya sebelum berkembang lebih jauh. Padahal, dalam berpolitik seharusnya kita bisa memilah antara proses hukum yang berjalan dan intrik politik.”

Lebih lanjut, Zulfahmy menyebut bahwa upaya pembentukan opini negatif terhadap Khofifah terkait dengan kabar pemanggilan oleh KPK sangat tendensius, dan berpotensi menjadi fitnah yang tidak sehat dalam iklim demokrasi.

Ditambah lagi, meskipun nama-nama tokoh seperti La Nyalla Mattalitti dan Abdul Halim Iskandar juga dikaitkan kasus tersebut, Zulfahmy menegaskan sorotan masyarakat kini lebih tajam kepada Khofifah akibat popularitasnya yang sedang puncak.

Zulfahmy menambahkan, “Bukan berarti tokoh lain kurang dikenal, namun saat ini Ibu Khofifah menjadi pusat perhatian, sehingga berbagai isu diarahkan ke beliau secara besar-besaran.”

Kendati hal tersebut berlangsung, Zulfahmy tetap optimis dan meyakini bahwa KPK akan tetap bekerja secara profesional serta independen dalam mengusut dugaan korupsi dana hibah di Jawa Timur.

Zulfahmy pun menegaskan keyakinannya terhadap integritas lembaga antirasuah serta sosok Khofifah yang kuat sebagai kader penting Nahdlatul Ulama, “KPK tidak dapat dipengaruhi kepentingan politik, saya yakin mereka tetap objektif. Saya juga percaya integritas Ibu Khofifah akan membantunya menghadapi segala fitnah dan tantangan yang ada.”

Sumber: Gerindra Jatim Nilai Ada Upaya Menyudutkan Khofifah Dalam Isu Dana Hibah
Sumber: Wakil Ketua Gerindra Jatim Sebut Ada Pihak Yang Berupaya Sudutkan Khofifah