Sebuah kisah yang penuh haru dan ketulusan terjadi di Simalungun, dimana seorang pasangan turis asal Belanda, Joas Mardiono dan Anjelin, sangat berterima kasih kepada jajaran Polsek Girsang Sipangan Bolon atas pulangnya tas mereka yang tertinggal di dalam taksi. Tas itu berisi paspor, tablet, dan berbagai barang berharga lainnya. Mereka sangat terkejut dan bersyukur bahwa barang-barang tersebut kembali berkat kerja keras dan kesungguhan personel Polri di Danau Toba. Kejadian ini menjadi bukti bahwa Polres Simalungun mampu menyajikan pelayanan yang integratif dan humanis kepada siapa pun, termasuk turis asing.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa dari personel Polsek Girsang Sipangan Bolon. Ia menekankan bahwa ucapan terima kasih dari turis mancanegara merupakan penghargaan tertinggi bagi mereka, menunjukkan bahwa Polri mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional tanpa memandang latar belakang. Peristiwa dimulai pada Selasa, ketika pasangan turis Belanda menyadari bahwa tas berisi barang berharga mereka tertinggal di taksi. Dengan panik, mereka meminta bantuan Polsek Girsang Sipangan Bolon.
Dua personel, Aipda A. Pasaribu dan Aipda M. Samosir, dengan sigap melacak taksi tersebut dan berhasil menemukan pemiliknya. Setelah koordinasi yang intensif, tas beserta isinya berhasil dikembalikan pada dini hari. Joas Mardiono yang menerima kembali barang-barangnya tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan terima kasihnya kepada polisi Girsang Sipangan Bolon. Dia berharap Polri terus berkembang menjadi pelindung masyarakat yang dapat dipercaya. Apresiasi dari wisatawan mancanegara ini menjadi motivasi besar bagi Polres Simalungun untuk terus meningkatkan kualitas layanan, karena kepercayaan adalah mahkota Polri yang akan senantiasa dijaga.





