Crystal Palace Juara Conference League bersama Mateta

by -80 Views



Crystal Palace Juara UEFA Conference League dengan Gol Mateta

JAKARTA – Crystal Palace menutup musim dengan cara yang sulit dibayangkan oleh banyak orang. Mereka berhasil meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah klub setelah mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 pada final UEFA Conference League. Pertandingan final berlangsung pada Rabu (28/5/2026) waktu setempat, atau Kamis dini hari.

Pahlawan kemenangan Crystal Palace adalah Jean-Philippe Mateta. Striker asal Prancis tersebut mencetak gol tunggal pertandingan pada menit ke-51 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla, dalam mengamankan bola hasil tendangan jarak jauh Adam Wharton.

Kisah gol tersebut menjadi lebih dramatis karena Mateta hampir saja meninggalkan Crystal Palace pada bursa transfer Januari lalu. Namun, transfer tersebut gagal terjadi, dan sekarang Mateta menjadi tokoh utama dalam kemenangan bersejarah klub.

Kesuksesan Menjadi Penutup Dramatis Musim Palace

Kemenangan tersebut memberikan penutup yang dramatis untuk musim Crystal Palace. Mereka mengalami perselisihan dengan UEFA di awal musim terkait aturan kepemilikan klub, yang membuat mereka tidak bisa tampil di Liga Europa meskipun menjadi juara Piala FA. Akibatnya, Palace harus turun kasta ke UEFA Conference League.

Walaupun awalnya dipenuhi kontroversi, situasi tersebut berubah menjadi sejarah manis bagi Crystal Palace. Pencapaian tersebut juga memastikan Palace kembali tampil di Liga Europa musim depan sebagai hadiah perpisahan bagi pelatih Oliver Glasner, yang akan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir.

Dominasi Klub Inggris di Kompetisi Eropa

Keberhasilan Crystal Palace menambah daftar dominasi klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini. Sebelumnya, Aston Villa telah berhasil menjuarai Liga Europa, sementara Arsenal masih akan berlaga di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.

Ini adalah kali ketiga klub Inggris meraih gelar UEFA Conference League sejak kompetisi tersebut dimulai lima musim lalu, setelah West Ham United pada tahun 2023 dan Chelsea setahun berikutnya.

Sementara itu, kekalahan menjadi pukulan berat bagi Rayo Vallecano yang menjalani final besar pertama dalam sejarah klub. Beberapa pendukung Rayo terlihat menangis setelah pertandingan, menunjukkan betapa emosionalnya momen tersebut bagi mereka.

Final Yang Ketat

Pertandingan final berjalan ketat, dengan sedikit peluang bersih dari kedua tim di babak pertama. Cristal Palace akhirnya berhasil mencetak gol melalui Mateta setelah jeda, namun tendangan bebas dari Yeremy Pino hampir menggandakan keunggulan mereka.

Rayo Vallecano juga tidak menyerah begitu saja, dengan Alemão menciptakan peluang terbaik mereka melalui sepakan voli yang sayangnya masih melebar dari gawang. Namun, Palace berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir berbunyi.


Source link