Thomas Tuchel: Kritik Wasit Piala Dunia 2026

by -82 Views

Thomas Tuchel Kritik Kualitas Wasit Piala Dunia 2026

JAKARTA – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan kritik pedas terhadap kualitas kepemimpinan wasit dalam Piala Dunia 2026. Menurutnya, inkonsistensi keputusan wasit dan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dapat merugikan tim manapun, termasuk Inggris, terutama di fase penting turnamen.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Inggris meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, Inggris harus bermain dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah. Selain itu, Harry Kane juga dianggap melakukan pelanggaran yang berujung pada penalti bagi Meksiko setelah keputusan VAR.

Keputusan Wasit Dianggap Inkonsisten

Menurut Tuchel, kepemimpinan wasit Alireza Faghani beserta tim VAR dinilai tidak konsisten. Bagi pelatih asal Jerman tersebut, kualitas pertandingan seharusnya sejalan dengan standar wasit terbaik.

“Keputusan mereka tidak konsisten dan tidak dapat diandalkan. Mereka dapat menyingkirkan tim mana pun kapan saja,” ungkap Tuchel. Ia juga menyoroti tidak hanya keputusan besar, tetapi juga inkonsistensi dalam keputusan kecil yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Sorotan Terhadap Penggunaan VAR

Salah satu keputusan yang paling disesalkan oleh Tuchel adalah pemberian penalti kepada Meksiko setelah insiden antara Harry Kane dan Brian Gutierrez. Baginya, kontak fisik seperti itu adalah bagian dari permainan dan seharusnya tidak langsung berujung penalti hanya karena tayangan VAR.

Menurut Tuchel, penggunaan tayangan diam atau freeze frame seringkali membuat suatu insiden terlihat lebih buruk daripada situasi sebenarnya di lapangan. Meskipun Inggris berhasil melaju ke perempat final, Tuchel berharap kualitas wasit dapat meningkat pada sisa turnamen karena seluruh tim yang masih bertahan memiliki kualitas tinggi.

“Kini semua tim bermain di level tertinggi. Oleh karena itu, pertandingan juga membutuhkan wasit dengan kualitas yang setara,” tegas Tuchel.

Source link