Sport Tourism: Strategi Kemenpar Dorong Pariwisata Berkualitas

by -74 Views



Transformasi Industri Pariwisata Melalui Sport Tourism di Indonesia

Transformasi Industri Pariwisata Melalui Sport Tourism di Indonesia

JAKARTA – Perjalanan wisata semakin berubah di tengah preferensi yang berkembang dari para pelancong, terutama dari kalangan milenial dan Generasi Z (Gen Z). Mereka kini lebih memilih pengalaman perjalanan yang personal, sehat, autentik, dan berkelanjutan daripada sekadar rekreasi dan hiburan semata.

Perkembangan Sport Tourism

Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, menyampaikan bahwa telah terjadi transformasi dalam preferensi wisatawan, mendorong munculnya tren baru seperti pariwisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan pesat di industri pariwisata global adalah sport tourism. Wisata olahraga menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan. Data UN Tourism (UNWTO) menunjukkan bahwa sektor ini saat ini menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisatawan global dan diperkirakan akan terus tumbuh hingga 2030.

Potensi Indonesia dalam Sport Tourism

Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan sport tourism dengan kekayaan destinasi alam, budaya, serta kemampuan menyelenggarakan berbagai ajang olahraga berskala nasional maupun internasional. Namun, kontribusi wisata olahraga terhadap kunjungan wisatawan mancanegara masih perlu ditingkatkan.

Kementerian Pariwisata telah melakukan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengembangan sport tourism, seperti penguatan destinasi olahraga, peningkatan kapasitas pelaku industri, promosi terpadu, hingga fasilitasi penyelenggaraan berbagai event yang dapat menarik wisatawan.

Perkembangan teknologi juga dianggap sebagai faktor penting dalam mengubah perilaku wisatawan, dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), serta Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR) yang memungkinkan pengalaman perjalanan yang lebih personal, efisien, dan imersif.

Dengan adanya tren ini, sport tourism diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia, serta menarik wisatawan berkualitas dengan tingkat kunjungan yang lebih tinggi dan dampak ekonomi yang lebih besar.

Source link