10 Negara dengan Populasi Paling Sedikit pada 2026 Menurut PBB
Jumlah penduduk sebuah negara bisa sangat beragam, mulai dari miliaran hingga hanya beberapa ratus orang saja. Pada tahun 2026, terdapat beberapa negara yang memiliki populasi sangat kecil, termasuk negara kepulauan di Pasifik dan negara mikro di Eropa. Data proyeksi penduduk dari United Nations World Population Prospects 2024 memberikan gambaran tentang 10 negara berdaulat dengan jumlah penduduk paling sedikit pada tahun 2026.
Vatikan: Negara dengan Populasi Paling Sedikit di Dunia
Vatikan atau Takhta Suci merupakan negara dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Diperkirakan pada tahun 2026, Vatikan hanya memiliki sekitar 506 penduduk, yang merupakan angka yang sangat kecil. Hal ini dapat dipahami mengingat Vatikan adalah pusat Gereja Katolik Roma.
Tuvalu, Nauru, dan Palau: Negara-Negara Kepulauan dengan Populasi Kecil
Urutan berikutnya ditempati oleh negara-negara kepulauan di Pasifik, seperti Tuvalu dengan sekitar 9.300 penduduk pada 2026, Nauru dengan sekitar 12.000 penduduk, dan Palau dengan sekitar 17.600 penduduk. Ketiganya memiliki wilayah daratan yang terbatas dan merupakan negara dengan populasi paling sedikit di dunia.
Selain itu, terdapat pula negara mikro di Eropa seperti San Marino dengan sekitar 33.600 penduduk pada 2026, serta Liechtenstein dengan sekitar 40.000 penduduk. Kedua negara ini juga termasuk dalam daftar negara dengan populasi paling sedikit di Eropa.
Negara kepulauan Marshall Islands di Pasifik memiliki sekitar 35.000 penduduk pada 2026, sementara Monaco, yang memiliki kepadatan penduduk sangat tinggi, diperkirakan hanya memiliki sekitar 38.000 penduduk pada tahun yang sama.
Sementara Saint Kitts dan Nevis di Karibia memiliki sekitar 47.000 penduduk, dan Dominica dengan sekitar 66.000 penduduk pada 2026. Meskipun jumlah penduduknya lebih besar dari negara-negara sebelumnya, kedua negara ini tetap masuk dalam kategori negara dengan populasi paling sedikit di dunia.
Daftar ini menunjukkan bahwa negara dengan populasi paling sedikit seringkali berasal dari negara kepulauan dan negara mikro. Faktor geografis dan wilayah daratan terbatas menjadi penyebab utama dari populasi yang kecil di beberapa negara tersebut. Data proyeksi dari PBB memberikan informasi yang berharga mengenai tren demografi di berbagai negara di seluruh dunia.
Perlu diingat bahwa angka populasi yang disebutkan merupakan proyeksi dan dapat berbeda tergantung pada sumber data dan metode estimasi yang digunakan. Namun, data dari PBB tetap menjadi salah satu acuan utama untuk melihat perkembangan populasi global.




