KISARAN, Waspada.co.id – Pelantikan 16 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Dalam prosesi yang digelar di Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (28/11), Wakil Bupati Taufik ZA Siregar justru menegaskan satu hal penting: jabatan yang baru diterima harus dibayar dengan kerja nyata dan pertanggungjawaban.
16 Pejabat Dilantik, Taufik Tekankan Amanah dan Disiplin
Sebanyak 16 ASN resmi mengemban tugas baru, terdiri atas 4 Pejabat Administratur dan 12 Pejabat Pengawas. Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Taufik meminta agar mereka tidak melihat jabatan sebagai sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan sesuai aturan dan kewenangan.
“Bekerjalah sesuai dengan kewenangan, tidak memutuskan masalah yang bukan kewenangannya, pergunakan fasilitas sesuai dengan pangkat dan jabatan,” ucap Taufik.
Penataan Birokrasi Diminta Mengacu pada 3T
Dalam arahannya, Taufik juga menyinggung pentingnya penataan birokrasi yang rapi dan terukur. Ia meminta para pejabat yang dilantik untuk memegang prinsip 3T, yakni tertib dalam administrasi pekerjaan, tertib pelaksanaan tugas-tugas kedinasan, serta tertib dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Asahan.
Visi itu, kata dia, adalah mewujudkan “Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.”
Diminta Bekerja dengan Rasa Syukur dan Kekompakan
Taufik menambahkan, rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan harus diwujudkan dalam bentuk prestasi kerja dan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menyelesaikan tanggung jawab dengan sepenuh hati serta membangun kerja sama tim yang solid di lingkungan Pemkab Asahan.
“Kami berharap dengan diberikannya kepercayaan anda dapat melaksanakan tugas dengan baik, menyelesaikan tanggung jawab sepenuh hati, serta menjadi team work yang tangguh dan kompak demi mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan,” pungkas Taufik. (Dan/d2)
Editor: Ari Tanjung





