Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan dua tokoh politik besar dalam waktu berdekatan memantik perhatian publik. Namun, Tim Nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) memilih membaca rangkaian agenda itu sebagai hal yang wajar, bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.
Timnas AMIN: Pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan Airlangga Dinilai Wajar
Captain Timnas AMIN, M Syaugi, menegaskan pihaknya melihat pertemuan Jokowi dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto secara positif. Menurut dia, tidak ada alasan untuk langsung menarik kesimpulan yang jauh dari konteks hubungan kerja antara presiden dan para pembantunya.
“Kalau saya menilainya positif saja, kita tidak usah menilai hal-hal yang tidak baik lah ya,” ujar Syaugi di Markas pemenangan AMIN, Jakarta, Sabtu (6/1).
Syaugi juga enggan mengaitkan agenda tersebut dengan Pilpres 2024. Ia menekankan bahwa seorang presiden memanggil menteri merupakan hal biasa dalam pemerintahan.
“Sebagai presiden memanggil menteri itu hal yang biasa. Itu saya pikir tidak perlu ditanggapi yang kita masukan ke arah-arah yang tidak benar. Kita positif thinking saja presiden memanggil pembantunya menteri itu biasa. Mungkin sekarang hanya beliau berdua, mungkin besok yang lain,” ungkapnya.
Tak Mau Masuk ke Ranah Tafsir Politik
Ketika ditanya lebih jauh apakah seorang presiden semestinya bertemu dengan tokoh yang berada di Koalisi Indonesia Maju (KIM), Syaugi tidak memberikan penilaian khusus. Ia memilih tidak masuk terlalu jauh ke wilayah tafsir politik atas pertemuan tersebut.
“Ya itu bukan urusan saya gitu, tanyakan yang ajak bertemu,” pungkasnya.
Jokowi Berolahraga dan Sarapan dengan Airlangga di Bogor
Sebelumnya, Presiden Jokowi terlihat berolahraga sekaligus sarapan pagi bersama Airlangga Hartarto dan jajaran pengurus Partai Golkar di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/1) pagi. Berdasarkan foto dan video yang diterima di Jakarta, Jokowi dan Airlangga tampak menyusuri kawasan kebun raya berdua sebelum bergabung dalam agenda sarapan bersama.
Dalam salah satu video, keduanya juga terlihat duduk berdiskusi dalam suasana jamuan teh pagi. Jokowi mengenakan kaos putih lengan panjang dan celana panjang hitam, sementara Airlangga yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memakai kaos kuning dan celana olahraga gelap.
Agenda pagi itu terjadi sehari setelah Jokowi makan malam bersama Prabowo Subianto pada Jumat (5/1) malam. Rangkaian pertemuan tersebut membuat gerak politik di sekitar Istana kembali disorot, meski Timnas AMIN memilih tetap membaca semuanya sebagai bagian dari komunikasi biasa dalam pemerintahan. (wol/inilah/man/d1)





