KPK Menetapkan Bupati Sidoarjo Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi – Waspada Online

by -64 Views

Jakarta, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Ahmad Muhdlor Ali atau yang biasa disapa Gus Muhdlor sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

KPK memperkirakan bahwa Gus Muhdlor telah melakukan pemotongan dan menerima uang dari hasil korupsi di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo.

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, mengkonfirmasi bahwa Gus Muhdlor telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Ali Fikri, “Kami mengonfirmasi kepada media bahwa yang bersangkutan menjabat sebagai bupati di Kabupaten Sidoarjo sejak tahun 2021 hingga sekarang.”

Gus Muhdlor menjadi tersangka berdasarkan analisa keterangan dari saksi, tersangka, dan alat bukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik KPK. Penyidik menemukan adanya peran dan keterlibatan pihak lain yang diduga terlibat dalam tindakan korupsi di BPPD Sidoarjo.

KPK kemudian melakukan ekspose dan menyepakati pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum. Ali menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan informasi mengenai perkembangan perkara Gus Muhdlor secara bertahap.

Kasus dugaan korupsi di Sidoarjo bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 25 dan 26 Januari 2024. Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK berhasil mengamankan 11 orang, termasuk keluarga Gus Muhdlor. Namun, setelah gelar perkara, KPK hanya menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu Bendahara sekaligus Kepala Bagian Umum BPPD Sidoarjo, Siska Wati.

Selain operasi tangap tangan, penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas Gus Muhdlor untuk menyelidiki kasus pemotongan insentif pajak dan retribusi daerah. Setelah penggeledahan, Gus Muhdlor mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Gus Muhdlor juga memimpin deklarasi tersebut di Pondok Pesantren Bumi Shalawat di Sidoarjo, Jawa Timur. Sebelumnya, Gus Muhdlor juga ikut kampanye calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di lapangan Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.