“Korban Penembakan APMM di Riau Dipulangkan Setelah Otopsi”

by -244 Views

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah menerima informasi terkait proses pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM). Korban yang dikenal dengan inisial B akan dipulangkan setelah proses otopsi selesai. Berdasarkan pernyataan resmi yang dikutip oleh Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Malaysia menyatakan bahwa korban tersebut berasal dari Riau.

KBRI akan mengurus prosedur pemulasaran jenazah dan memfasilitasi pemulangan ke daerah asal korban. Sedangkan untuk empat WNI lainnya yang terluka dalam insiden tersebut, mereka sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan kondisinya stabil. KBRI juga telah mendapatkan akses untuk menemui mereka pada tanggal 29 Januari.

Insiden penembakan terjadi pada 24 Januari di perairan Tanjung Rhu, Selangor, ketika APMM menembaki sebuah kapal setelah diduga para penumpangnya melakukan perlawanan. Dampaknya, satu WNI meninggal dunia dan empat lainnya terluka. KBRI Kuala Lumpur telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi WNI terdampak dan mengirim nota diplomatik kepada pihak Malaysia untuk mendorong penyelidikan lebih lanjut.

Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kuala Lumpur akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan pendampingan kekonsuleran serta hukum untuk memastikan hak-hak WNI terpenuhi dalam sistem hukum di Malaysia. Dengan demikian, upaya pemulangan dan perlindungan terhadap WNI korban insiden penembakan oleh APMM di Malaysia sedang berlangsung.