Indonesia Urges BRICS Countries to Increase Imports of Indonesian Goods

by -253 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengikuti KTT BRICS untuk pertama kalinya sebagai kepala negara dari anggota penuh baru yang diakui pada hari Minggu (6 Juli) di Rio de Janeiro, Brasil. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa salah satu hasil kunci dari KTT tersebut adalah penekanan ulang pada penguatan kerjasama ekonomi internasional. Menurut Airlangga, KTT tersebut diakhiri dengan Deklarasi Para Pemimpin yang menjabarkan empat poin penting kesepakatan. “Salah satu hasil utamanya adalah Deklarasi Para Pemimpin, yang mencakup beberapa poin penting terkait penguatan multilateralisme dan reformasi tata kelola global,” ujar Airlangga. Ia menyoroti bahwa poin kedua dalam deklarasi itu sangat penting bagi Indonesia. “Poin kedua menekankan pada promosi perdamaian dan keamanan, stabilitas internasional, serta memperdalam kerjasama ekonomi, perdagangan, dan keuangan internasional. Hal ini sangat penting bagi Indonesia, karena kita berharap kerangka kerja BRICS dapat membantu memperluas akses pasar bagi produk-produk Indonesia,” tegasnya. KTT tahun ini dihadiri oleh anggota pendiri BRICS—Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan—serta negara-negara yang baru diakui seperti Indonesia, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Source link