Prabowo Visits Jokowi: Update on CEPA and Diplomatic Tour

by -233 Views

Prabowo Bertemu Jokowi di Solo, Laporkan Hasil Lawatan ke Sejumlah Negara hingga Perkembangan CEPA

Presiden Prabowo Subianto memilih datang langsung ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo untuk menyampaikan hasil lawatan kenegaraannya. Pertemuan pada sore hari itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan ajang laporan mengenai rangkaian diplomasi yang baru saja ia jalani ke sejumlah negara, dari Arab Saudi, Brasil, Belgia, hingga Prancis.

Laporan Diplomasi dari 15 Hari Perjalanan

Prabowo hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya tiba dan disambut Jokowi bersama Iriana Jokowi sekitar pukul 18.00 WIB. Suasana pertemuan disebut berlangsung hangat dan cair, dengan pembahasan utama berkisar pada hasil-hasil penting dari perjalanan luar negeri Prabowo selama 15 hari terakhir.

Dalam pertemuan itu, Prabowo memaparkan sejumlah capaian yang dianggap strategis bagi Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perkembangan pembahasan Comprehensive Economic Partnership Agreement atau CEPA dengan Uni Eropa. Setelah negosiasi yang berjalan selama satu dekade, proses tersebut disebut menunjukkan kemajuan. Topik lain yang ikut disampaikan adalah peluang kerja sama dagang dengan Belarus, sebagai bagian dari upaya memperluas pasar dan jejaring ekonomi Indonesia.

CEPA dan Arah Baru Hubungan Ekonomi

Perkembangan CEPA menjadi penting karena pembahasan itu sudah berlangsung sangat panjang. Kemajuan yang dilaporkan Prabowo ke Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah tengah mendorong hubungan ekonomi yang lebih luas dengan mitra-mitra di luar kawasan tradisional. Di saat yang sama, pendekatan ke Belarus juga menunjukkan bahwa Indonesia ingin membuka lebih banyak pintu kerja sama dagang di tengah persaingan global yang makin ketat.

Indonesia Tetap Pegang Prinsip Netral

Selain soal perdagangan, Prabowo juga menegaskan kembali sikap Indonesia dalam politik luar negeri. Ia menyampaikan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip netral, menghormati kedaulatan negara lain, dan mengutamakan kerja sama yang damai. Menurutnya, sikap itu menjadi alasan Indonesia dipandang sebagai mitra yang dapat dipercaya oleh banyak negara.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo. Kehadiran para pejabat ini menegaskan bahwa laporan Prabowo kepada Jokowi bukan hanya pertemuan informal, tetapi juga bagian dari pembacaan lebih luas atas arah diplomasi Indonesia setelah rangkaian kunjungan luar negeri tersebut.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.