15 Oleh-Oleh Khas Medan Selain Bolu Meranti yang Wajib Dicoba

by -69 Views

Bolu Meranti memang telah lama dikenal sebagai salah satu buah tangan populer dari Medan. Namun, wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa Sumatera Utara memiliki banyak pilihan lain, mulai dari kue tradisional, minuman, kopi, camilan, olahan durian, hingga kain tenun khas Batak.

Pilihan tersebut tidak hanya menawarkan keanekaragaman rasa, tetapi juga memperkenalkan produk lokal dan budaya yang melekat pada Medan serta wilayah Sumatera Utara. Berikut sejumlah oleh-oleh yang dapat dipertimbangkan selain bolu gulung tersebut.

Kue, minuman, dan kopi khas Sumatera Utara

Bika Ambon menjadi salah satu oleh-oleh yang paling erat dikaitkan dengan Medan. Kue berwarna kuning ini memiliki tekstur kenyal dan berpori, dengan aroma yang khas. Meski menyandang nama “Ambon”, kue ini justru disebut mulai populer di Jalan Ambon, Kota Medan. Seiring waktu, Bika Ambon berkembang menjadi salah satu ikon kuliner kota itu dan kini tersedia dalam beragam varian rasa.

Sirup markisa juga dapat menjadi pilihan buah tangan. Produk seperti Markisa Noerlen dibuat dari buah markisa dan memiliki perpaduan rasa manis serta asam. Sirup ini dapat diminum langsung atau digunakan sebagai campuran hidangan penutup. Kemasan botol membuatnya relatif mudah dibawa dalam perjalanan.

Pencinta kopi dapat memilih Kopi Sidikalang yang berasal dari Kabupaten Dairi. Kopi ini tersedia dalam bentuk biji maupun bubuk, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain Kopi Sidikalang, wisatawan juga dapat mencari produk kopi lain dari berbagai wilayah Sumatera Utara, baik untuk konsumsi pribadi maupun diberikan kepada keluarga dan teman.

Camilan dan olahan durian

Teri Medan merupakan pilihan lain yang cukup dikenal. Ikan teri berukuran kecil ini umumnya dijual dalam kondisi kering sehingga mudah dikemas. Rasanya yang gurih dapat digunakan sebagai pelengkap nasi, sambal, atau masakan rumahan. Indonesia Travel turut memasukkan ikan teri kering sebagai salah satu makanan yang sering dibeli wisatawan dari Medan.

Manisan jambu menawarkan pilihan berbeda dari kue dan camilan kering. Jambu yang diolah menjadi manisan memiliki rasa manis dan segar, serta tercatat sebagai salah satu makanan yang kerap dibeli wisatawan saat berkunjung ke Medan.

Medan juga lekat dengan berbagai olahan durian. Pancake durian, misalnya, menyajikan daging durian dalam balutan kulit tipis dan lembut. Produk ini dapat dipilih oleh wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa durian tanpa membawa buah utuh. Agar kualitasnya tetap terjaga selama perjalanan, kemasan dan penyimpanannya perlu diperhatikan.

Selain pancake, tersedia pula olahan durian lain, termasuk makanan beku dan camilan bercita rasa durian. Durian serta produk turunannya disebut Indonesia Travel sebagai bagian dari kuliner yang patut dicoba ketika berkunjung ke Medan. Durian Ucok Medan menjadi salah satu nama yang dikenal dalam konteks kuliner tersebut.

Oleh-oleh nonmakanan dan bumbu khas

Bagi wisatawan yang mencari buah tangan tahan lama, kain ulos dapat menjadi pilihan. Kain tenun tradisional masyarakat Batak ini memiliki beragam motif dan warna, sekaligus berkaitan erat dengan budaya Batak. Indonesia Travel merekomendasikan ulos sebagai salah satu suvenir yang dapat dibeli dalam perjalanan ke Medan dan Danau Toba.

Sambal dan bumbu khas Medan juga bisa dibawa pulang, terutama bagi mereka yang menyukai cita rasa kuat. Produk tersebut tersedia dalam botol atau kemasan praktis dan dapat digunakan sebagai pelengkap makanan di rumah.

Dengan pilihan yang beragam itu, wisatawan tidak harus terpaku pada Bolu Meranti. Bika Ambon, sirup markisa, kopi, teri Medan, manisan jambu, olahan durian, ulos, serta sambal khas dapat menjadi cara lain untuk membawa pulang cita rasa dan kekayaan budaya Sumatera Utara.

Source link