7 Manfaat Jagung untuk Pencernaan dan Kesehatan Mata

by -51 Views

Jagung bukan sekadar bahan pangan yang mudah diolah menjadi makanan sehari-hari. Biji-bijian ini mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat mendukung sejumlah fungsi tubuh. Jagung juga secara alami tidak mengandung gluten, sehingga dapat menjadi pilihan bagi orang yang perlu menghindari protein tersebut.

Dikutip dari Healthline, jagung memiliki nama ilmiah Zea mays dan termasuk salah satu jenis biji-bijian yang banyak dikonsumsi di berbagai negara. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah, lalu dibudidayakan dalam beragam varietas dan warna, termasuk kuning, putih, merah, serta ungu.

Jagung bisa disantap langsung atau diolah menjadi popcorn, tepung jagung, tortilla, minyak jagung, dan berbagai hidangan lain. Namun, jagung yang belum banyak mengalami pengolahan umumnya memiliki kandungan serat dan nutrisi lebih tinggi dibandingkan produk olahannya.

Tujuh manfaat jagung bagi kesehatan

1. Mendukung kesehatan pencernaan. Jagung mengandung serat tidak larut yang tidak dicerna tubuh. Serat ini membantu menambah volume feses sehingga proses pembuangan sisa pencernaan dapat berlangsung lebih lancar. Serat juga menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus yang berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

2. Membantu menjaga kesehatan mata. Kandungan lutein dan zeaksantin dalam jagung merupakan antioksidan yang dapat membantu memelihara kesehatan mata. Jagung juga mengandung karotenoid yang dapat digunakan tubuh untuk membentuk vitamin A. Vitamin tersebut dibutuhkan untuk mendukung fungsi retina, kornea, dan bagian pelindung mata.

3. Mendukung kesehatan jantung. Karotenoid pada jagung memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan peradangan di dalam tubuh. Selain itu, kandungan kalium di dalamnya berperan dalam menjaga tekanan darah dan membantu mengatur irama jantung.

4. Menjadi sumber antioksidan. Jagung dengan warna lebih pekat mengandung antioksidan dalam jumlah tertentu. Jagung ungu, misalnya, mengandung quercetin, senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa ini dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

5. Membantu menjaga kadar gula darah. Serat dalam jagung dapat memperlambat pencernaan pati menjadi gula. Akibatnya, penyerapan gula ke dalam darah berlangsung lebih bertahap dan dapat membantu mencegah kenaikan kadar gula darah secara cepat.

6. Bebas gluten. Karena tidak mengandung gluten secara alami, jagung dapat dikonsumsi oleh orang yang perlu menghindari gluten, termasuk mereka yang memiliki penyakit celiac atau sensitivitas terhadap gluten.

Bagian dari pola makan sehat

7. Mendukung kesehatan tubuh secara umum. Jagung termasuk biji-bijian utuh yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Konsumsi biji-bijian utuh dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kanker kolorektal, diabetes tipe 2, dan obesitas.

Source link