7 Rekomendasi Milk Tea di Indonesia, Cek Harga dan Menunya

by -66 Views

Milk tea di Indonesia kini tidak lagi identik dengan minuman manis bertopping boba. Sejumlah merek menawarkan pengalaman yang lebih beragam melalui penggunaan teh oolong, melati, Earl Grey, hingga teh hasil roasting. Pilihan susu, foam, jelly, dan topping lain juga dapat disesuaikan dengan selera serta anggaran.

Bagi pencinta minuman berbasis teh, berikut tujuh merek milk tea yang menawarkan karakter rasa, konsep gerai, dan rentang harga berbeda.

Milk tea dengan pilihan teh dan topping beragam

Teazzi, gerai asal Taiwan yang mulai berekspansi ke Indonesia pada 2021, mengandalkan racikan berbasis teh oolong. Beberapa menu andalannya adalah Deep Roast Oolong Milk Tea, Seasons Oolong Milk Tea, dan Honey Oolong Milk Tea. Konsumen dapat memilih susu sapi, kedelai, atau oat, kemudian menambahkan pearl, konjac jelly, coconut, maupun coffee jelly. Harga minumannya berkisar Rp21.000-Rp52.000 untuk ukuran regular dan large. Sejumlah cabangnya berada di pusat perbelanjaan besar di Jakarta.

Tianlala dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari milk tea dengan harga lebih terjangkau. Gerainya tersebar di wilayah Jabodetabek hingga Bandung. Menu yang tersedia antara lain Blooming Jasmine Milk Tea, Peach Oolong Milk Tea, dan Brown Sugar Milk Tea. Tingkat kemanisan dapat diatur, sementara boba dan crystal jelly tersedia sebagai tambahan. Harganya berada di kisaran Rp19.000-Rp22.000.

Chagee membawa konsep milk tea premium berbahan daun teh pilihan. Merek asal China ini membuka gerai pertamanya di Indonesia pada April 2025 dan kini hadir di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta serta Bekasi. Jasmine Green Milk Tea dan Osmanthus Oolong Milk Tea menjadi menu yang populer. Minuman tersedia dalam ukuran small dan large dengan harga sekitar Rp32.000-Rp43.000, baik untuk dine in maupun takeaway.

Racikan artisan dan pengalaman minum teh

Sancha merupakan merek lokal yang mengusung konsep artisan milk tea. Gerainya dikenal dengan nuansa merah muda, sementara minumannya menggunakan artisan tea premium yang dipadukan dengan foam lembut dan pilihan rasa yang unik. Sejumlah menu dilengkapi kacang pecan untuk memberikan tekstur tambahan. Harga Sancha berkisar Rp27.000-Rp45.000 untuk ukuran regular dan large. Karena beberapa gerainya memiliki area terbatas, minuman ini lebih praktis dinikmati dengan konsep takeaway.

Molly Tea, merek minuman asal China, menawarkan racikan teh premium dengan inspirasi budaya minum teh Asia Timur. Aroma floral, terutama melati, menjadi salah satu karakter yang menonjol dan dipadukan dengan foam khas. Gerainya hadir dengan desain bernuansa merah muda dan hitam, salah satunya berada di Pacific Place. Molly Tea menyediakan satu pilihan ukuran dengan harga sekitar Rp28.000-Rp55.000 per gelas.

Kancha menghadirkan konsep real tea experience dengan teh asli dari perkebunan Indonesia dan susu murni. Menu yang banyak diminati pelanggan antara lain Royal Earl Grey Latte dan Pistachio Roasted Latte. Pengunjung juga dapat memanfaatkan tea sensorium untuk mencium aroma teh sebelum menentukan pilihan. Penyajian dilengkapi mini teapot penghasil aroma, sedangkan harganya berada di kisaran Rp30.000-Rp49.000 untuk ukuran regular dan large.

Pilihan untuk pencinta rasa teh yang lebih kuat

Esteh Indonesia menawarkan Roasted Oolong Milk Tea, yakni perpaduan teh oolong hasil roasting dan susu bertekstur creamy. Proses roasting membuat aromanya lebih kaya dan menghadirkan sensasi hangat, sementara karakter teh tetap terasa dominan. Minuman ini dibanderol sekitar Rp25.000 per gelas dan dapat dipilih oleh konsumen yang menginginkan milk tea dengan rasa teh lebih kuat tanpa kehilangan kelembutan susu.

Source link